alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Ekskavasi Lanjutan Dilakukan Tertutup

Situs Petirtaan Kuno Sumberbeji

19 November 2020, 08: 55: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

BERLANJUT: Ekskavasi situs petirtaan Sumberbeji akan dilakukan setelah mendapat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 100 juta.

BERLANJUT: Ekskavasi situs petirtaan Sumberbeji akan dilakukan setelah mendapat bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 100 juta. (DOKUMEN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Ekskavasi lanjutan situs petirtaan Sumberbeji  dipastikan bulan ini. Rencananya, ekskavasi dilakukan seminggu penuh secara tertutup. Wicaksono Dwi Nugroho Arkeolog BPCB Jawa Timur, menjelaskan ada kucuran dana dari pemerintah pusat untuk melaksanakan kegiatan ekskavasi.

“Kemarin kita dapat anggaran Rp 100 juta dari pemerintah pusat, dana itu bisa dimaksimalkan nanti,” katanya. Dalam ekskavasi lanjutan ini, Wicak menyebut akan berfokus pada pengangkatan material tanah dan pasir pada bagian utama kolam.

Dalam seminggu pelaksanaan, pihaknya menarget seluruh pasir dan tanah sudah bisa dikeruk. “Jadi nanti dasar kolam seluruhnya dapat dilihat, seluruh endapannya diangkat,” imbuh dia.

Namun, karena dilaksanakan di masa pandemi, ekskavasi berlangsung lebih tertutup. Artinya, tak boleh ada pengunjung yang mendekat ke lokasi selama pekerjaan berlangsung. “Kita juga tidak menghendaki adanya kerumunan nanti, jadi kerjasama dengan pemdes juga paguyuban untuk menghalau pengunjung,” lontar Wicak.

Pihaknya akan menggunakan lebih banyak pekerja pada ekskavasi. “Kalau biasanya cukup 10 orang, untuk kegiatan itu paling tidak ada 20-25 orang yang bekerja,” pungkasnya. Untuk diketahui, sejak 2019 lalu, sejumlah ekskavasi sudah dilakukan pada situs petirtaan kuno Sumberbeji di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro.

Hingga beberapa kali tahapan ekskavasi, bentuk umum petirtaan mulai muncul. Seperti saluran masuk, bangunan tengah dinding kolam hingga saluran buang sudah berhasil diidentifikasi.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP