alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Inovasi Disperta Jombang Raih Juara Kompetisi

Kelompok Budaya Kerja Tingkat Jawa Timur

19 November 2020, 08: 25: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Wakil Bupati Sumrambah, perwakilan dinas pertanian dan Wagub Emil Dardak setelah penyerahan penghargaan.

Wakil Bupati Sumrambah, perwakilan dinas pertanian dan Wagub Emil Dardak setelah penyerahan penghargaan. (istimewa)

Share this      

JOMBANG – Dinas Pertanian Jombang berhasil menunjukkan inovasi terbaik. Inovasi teknologi pertanian dengan menurunkan keluhan petani akan intensitas serangan hama tikus di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang ini berhasil meraih penghargaan dari Provinsi Jawa Timur. 

Kelompok Budaya Kerja (KBK) Oryza Sativa UPT Pelaksana Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, melakukan kajian untuk menemukan solusi. Hal ini sejalan dengan program pertanian ke depan mengacu pada pengembalian kesuburan tanah dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

”Program dan kegiatan pertanian tahun 2021 akan diarahkan untuk mendukung tujuan tersebut,” ujar Priadi Kepala Dinas Pertanian Jombang. Di ajang kompetisi KBK Jatim ini Oryza Sativa mengangkat motto tatag, tangguh dan trengginas. Temanya, menurunkan keluhan petani terhadap intensitas serangan hama tikus di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh.

Dr Priadi MM  Kepala Dinas Pertanian Jombang

Dr Priadi MM Kepala Dinas Pertanian Jombang (istimewa)

Judulnya; Menurunkan Keluhan Petani Terhadap Intensitas Serangan Hama Tikus dengan Pelestarian Burung Hantu di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh sebesar 84 persen periode Januari - Juni 2020.

Burung hantu digunakan memperbaiki sistem pengendalian serangan hama tikus. Hal ini karena burung hantu mampu membunuh 10 ekor tikus dalam semalam, sehingga pemanfaatan burung hantu dapat mengurangi penggunaan racun dan aman bagi lingkungan.

Hasilnya , waktu pengendalian hama tikus oleh burung hantu lebih optimal, karena dilakukan sepanjang malam hari. Output pengendalian dengan pelestarian burung hantu adalah berkurangnya tingkat serangan hama tikus di lahan petani. 

Output laporan bulanan menurunnya tingkat keluhan petani terhadap serangan hama tikus di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh.

Ia menyebut, upaya pengendalian hama tikus yang telah dilakukan menjadi kunci inovasi penerapan teknologi pengendalian hama tikus secara terpadu dengan memanfaatkan musuh alami.

Meski kondisi mendasar yang menyebabkan ledakan hama tikus adalah ketidakseimbangan ekosistem di alam. Sehingga perbaikan ekosistem menjadi langkah kongkret yang harus dilakukan agar populasi tikus dalam batas ambang ekonomi.

Strategi pengendalian dapat dilakukan jangka pendek dengan gropyokan, alat josmo dan rodentisida. “Inovasi teknologi pertanian ini mendapat penghargaan dalam helatan penghargaan bertajuk kompetisi KBK kategori pelayanan jasa non medis tahun 2020,” tegasnya.

Prestasi ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Jombang Sumrambah yang berkesempatan hadir dalam acara penyerahan dan penganugerahan kompetisi KBK di Batu (13/11). Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada KBK Oryza Sativa yang mengharumkan nama Jombang di tingkat Jawa Timur.

”Semoga apresiasi dan penghargaan ini semakin memotivasi kita untuk terus berinovasi, bersinergi menciptakan terobosan baru yang memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Demi Jombang berkarakter kuat dan berdaya saing secara global ,” pungkas Sumrambah. (wen/bin)

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP