alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa
Diselipkan Dalam Kerupuk

Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas Jombang Gagal

16 November 2020, 11: 31: 41 WIB | editor : Rojiful Mamduh

GAGAL: Narkoba dalam kerupuk tidak berhasil lolos

GAGAL: Narkoba dalam kerupuk tidak berhasil lolos (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jombang kembali terjadi. Kali ini petugas berhasil mengamankan sejumlah paket diduga sabu-sabu yang diselipkan dalam kerupuk.

”Jadi kejadiannya Rabu (11/11) minggu lalu, kejadiannya pagi pukul 09.30, kebetulan di Lapas Jombang kalau Rabu kan tidak ada kunjungan, diganti menitip barang,” terang Kalapas Jombang Mahendra Sulaksana.

Mahendra menjelaskan, awalnya petugas jaga lapas menerima bungkusan makanan untuk salah satu narapidana di dalam lapas. ”Ada seorang perempuan, mengirim sejumlah barang di dalam plastik. Salah satu plastik itu berisi kerupuk plastik, karena curiga, teman-teman mulai memeriksa detail isi plastik itu,” lanjutnya.

Di tengah proses pemeriksaan tengah berlangsung, si pengirim mulai menunjukkan gelagat mencurigakan. Sejurus KEMUDIAN lari meninggalkan tempat.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa kerupuk upil atau kerupuk goreng pasir yang bentuknya nyeleneh. ”Jadi ada 4 kerupuk itu yang dibuat lengket seperti lengket tergoreng begitu, tapi waktu dicek ternyata di lem,” rincinya.

Kejadian itu pun segera dilanjutkan ke ke Satresnarkoba Polres Jombang. ”Nah waktu dibuka, dari 4 kerupuk itu ditemukanlah 3 plastik klip berisi serbuk putih yang diduga sabu, dan kerupuk satunya berisi pil,” tambahnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, seluruh barang bukti yang diduga narkoba itu diserahkan kepada polisi.

Mahendra juga menyebut, warga binaan berinisial NC, yang rencananya menerima barang itu, juga sudah diberitahukan kepada polisi. ”Artinya untuk napi yang bersangkutan ini sudah diberikan ke Satreskoba Polres Jombang untuk diperiksa,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatresnarkoba AKP Moch Mukid mengungkapkan, pihaknya menerima barang bukti empat paket yang diduga narkoba yang diserahkan pihak Lapas Kelas IIB Jombang. ”Dua paket berisi serbuk dan satu berupa pil, dibungkus lakban hitam. Satu paket lagi belum kita buka," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (15/11) siang.

Hingga kini  polisi belum bisa memastikan apakah barang dalam kerupuk upil itu narkoba atau bukan. Pasalnya masih akan mengirimnya ke Labfor Polda Jatim untuk memastikan kandungannya. ”Nanti diuji dulu, apakah itu sabu atau apa,” sambungnya.

Upaya perburuan kepada pelaku pengirim barang, juga disebutnya masih berlangsung. Terlebih, penyelidikan ini masih mengalami kendala berupa ketidak sesuaian atau pemalsuan identitas dalam berkas pengiriman di lapas. ”Di registrasi, tertulis nama pengirim Kapit beralamat Kecamatan Diwek. Ternyata, dari keterangan pihak Lapas, bahwa pengirim bukanlah lelaki tapi perempuan. Data nomer telepon yang dicantumkan juga palsu, tapi pengejaran oleh tim masih terus dilakukan,” pungkasnya.

Penggagalan aksi penyelundupan narkoba ke Lapas kelas IIB Jombang ini, adalah yang kedua kali. Sebelumnya, upaya penyelundupan ribuan pil dobel L juga pernah digagalkan petugas lapas pada (24/8) lalu.

Saat itu, VNS, warga Kecamatan Kesamben berupaya menyelundupkan 1.815 pil dobel L muntuk suaminya HRM, yang sedang mendekam di penjara. Ia berupaya mengelabui petugas dengan memasukkan ribuan butir pil itu di dalam buah salak. (riz/naz)

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP