alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Dorong Pemkab Pro Aktif

Atasi Tanggul Kritis

14 November 2020, 09: 05: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

RAWAN: Salah satu rumah warga di desa betek, Kecamatan Mojoagung sudah menggantung sebab kondisi tanggul sudah kritis.

RAWAN: Salah satu rumah warga di desa betek, Kecamatan Mojoagung sudah menggantung sebab kondisi tanggul sudah kritis. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Keluhan warga terkait tanggul kritis di wilayah Mojoagung tak luput dari perhatian dewan. Para wakil rakyat meminta pemkab pro aktif mencari solusi. Terlebih intensitas hujan di beberapa wilayah mulai tinggi.

Miftahul Huda anggota Komisi C DPRD Jombang mengatakan, selama ini masih sering menerima keluhan warga terkait kondisi tanggul kritis, khususnya di wilayah Kecamatan Mojoagung.

”Jadi kami memang kemarin juga menerima aduan dari masyarakat adanya tanggul kritis baik di wilayah Kecamatan Mojoagung dan Sumobito, kemudian sudah kita sampaikan ke pak Ulum (Miftahul Ulum Kepala Dinas PUPR) untuk segera ditangani,’’ ujar dia.

Dijelaskan, pemkab memang tak memiliki kewenangan lebih terkait penanganan tanggul yang kritis di sungai Kali Gunting. Sebab, wilayah tersebut milik BBWS Brantas.

”Kita sudah sampaikan, kalau bukan kewenangannya ya harus segera buat surat ke BBWS Brantas,’’ tambahnya. Namun, lanjut politisi PKB ini, pemkab diminta tak tinggal diam dan menunggu penanganan dari BBWS. Pihaknya meminta pemkab melakukan penanganan sementara.

”Kalau menunggu BBWS tentu butuh waktu lama. Mungkin tidak bisa langsung dianggarkan dan dikerjakan. Jadi ditangani dulu sementara, misalnya membuat tanggul darurat untuk mencegah terjadinya erosi saat debit air naik,’’ tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi mengatakan, usai mendengar keluhan warga terkait kondisi sejumlah tanggul kritis, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lapangan.

Salah satunya lokasi tanggul kritis di Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung. ”Kemarin setelah kita cek di lapangan dan diketahui panjang tanggul yang kritis sekitar 30 meter dengan ketinggian 6 meter,’’ ujar Bustomi, kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dia menambahkan, sesuai kewenangan, penanganan tanggul Kali Gondang yang merupakan anak sungai Kali Gunting menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP