alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Jadi Instruktur Fitnes Ketika Jadwal Kejuaraan Kosong

Adeen Tiro saat latihan di GOR Merdeka Jomban

11 November 2020, 09: 45: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

KEKAR: Adeen Tiro saat latihan di GOR Merdeka Jombang

KEKAR: Adeen Tiro saat latihan di GOR Merdeka Jombang (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Fitnes tidak hanya menjadi suatu keharusan bagi Adeen Tiro, atlet binaraga andalan Jombang. Untuk mengisi waktunya, selain rutin latihan sendiri, dia juga kerap diminta menjadi instruktur fitnes.

”Karena memang suka dan hobi, saya tidak hanya latihan untuk diri sendiri, sekarang juga mengajar fitnes di marcella fitness,” ungkap Adeen. Adeen menyebut, sekitar 2018, awalnya ia hanya freelance di salah satu tempat fitnes di Jombang.

Sehingga ia bisa mengajar kapan saja tidak terikat waktu. Namun sejak 2019 ia sudah dijadikan instruktur fitnes untuk mengajar setiap hari. ”Saya mengajar full seminggu dari jam 6 pagi sampai jam 8 pagi,” tambahnya.

Baca juga: Cek Lapangan, Temukan Empat Titik Tanggul Kritis

Meski begitu, ia tak melupakan kewajibannya sebagai atlet yang masih aktif saat ini. Apalagi tahun depan ia bakal mewakili Indonesia tampil di kejuaraan internasional di Singapora.

”Saya latihan rutin, mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00,” bebernya. Ia biasa latihan di GOR Merdeka Jombang. Selain mengajar dan latihan, ia juga menjalani perkuliahan, karena ia baru masuk semester tiga di STKIP PGRI Jombang.

”Setelah itu jam 14.00 sampai jam 20.00 ngajar lagi,” tambahnya. Ia mengungkapkan rata-rata peserta didiknya sudah berusia dewasa. ”Rata-rata yang saya ajar orang dewasa, usianya di atas saya semua, dan mereka bukan kepingin jadi atlet, tapi untuk jaga kesehatan saja,” tambahnya.

Untuk menjadi instruktur fitnes, bagi Adeen memang tidak membutuhkan sertifikat secara khusus. Karena yang diutamakan adalah pengalaman juga prestasi. ”Tidak harus sertifikat resmi sih sebetulnya, karena yang penting pengalaman.

Alhamdulillah pengalaman saya di binaraga sudah lama, dan prestasi khusus di binaraga nantinya juga menunjang karir di bidang fitnes,” jelasnya. Menjadi instruktur sama sekali tidak mengganggu produktivitasnya dalam meraih prestasi.

”Kalau ada kejuaraan tentu saja saya libur, ada kuliah saya saya memilih libur mengajar, karena bagi saya pendidikan juga sangat penting,” pungkasnya. 

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP