alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Budidaya Jeruk Lemon di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno

Perawatan Mudah, Bisa Dipanen Kapan Saja

26 Oktober 2020, 18: 08: 01 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Petani jeruk lemon di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Petani jeruk lemon di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

Buah lemon selain kaya manfaat untuk kesehatan. Budidaya pohonnya juga tidak terlalu sulit. Asal telaten merawat, pohon lemon akan tumbuh subur. Nilai plusnya, lemon tak memiliki musim buah. Kapanpun bisa  dipanen.

WENNY ROSALINA, Mojowarno

JERUK lemon ini tidak punya musim, setiap hari bisa dipanen karena memang setiap hari berbuah, perawatannya juga tidak terlalu sulit,” ungkap Santoso, petani jeruk lemon di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Di sawah miliknya, terdapat 400 pohon lemon yang siap dipanen setiap hari. Pohon lemon ini terlihat tumbuh subur. Buahnya juga lebat. Beberapa diantaranya masih berbunga, tumbuh buah kecil, dan ada yang sudah siap panen. Selain itu, juga ada yang membusuk di tempat dan jatuh dengan sendirinya.

Meski setiap hari bisa dipanen, namun Santoso tidak melakukannya. Setidaknya lima hari sampai seminggu sekali ia baru memanen lemon. Hasilnya sekali panen satu kwintal.

”Kalau setiap hari panen, hasilnya juga tidak sampai satu kwintal, biar sekalian banyak,” tambahnya.

Dia lantas bercerita, awal dirinya mengembangkan budidaya jeruk lemon setelah berjalan-jalan di supermarket. Ia melihat harga jeruk lemon yang cukup tinggi. Sehingga dia berfikir untuk mencoba menanam sendiri.

”Kalau di Jombang saya melihat jeruk nipis sudah banyak, kemudian saya coba menanam jeruk lemon,” ungkapnya.

Pertengahan 2017, ia mulai menanam jeruk lemon di sawah. Bibit jeruk lemon didatangkan dari Tulungagung. Satu bibit lemon dengan tinggi kurang lebih 70 sentimeter, ia beli dengan harga Rp 20 ribu.

Saat itu, sembari menunggu jeruk lemonnya tumbuh besar, ia menanam singkong di sela-sela pohon jeruk.

”Jarak tanaman lemon ini tiga meter, diantaranya saya kasih singkong, sambil menunggu jeruk lemon besar,” tambahnya.

Daun singkong yang rimbun membuat pohon jeruknya tidak terlalu panas. Saat musim panas, tanaman singkong menyimpan cadangan air yang juga bermanfaat untuk pohon lemon.

”Jadi di tahun pertama mulai tanam, sekali perawatan dua pohon sekaligus yang ditanam” tambahnya lagi.

Perawatan pohon jeruk lemon dirasakannya tidak terlalu sulit. Kuncinya, jeruk lemon tidak suka terlalu banyak air. Begitu juga sebaliknya, air yang sedikit pun akan mati.

Sehingga tidak setiap hari pohon lemon disiram. ”Kecuali kalau pohon masih baru. Wajib disiram air setiap hari,” tambahnya.

Sayang, sekarang pohon lemon yang dikelilingi tanaman tebu itu  terserang hama blendok atau diplodia. Hama ini tidak hanya menyerang buah, tapi juga pohon.

Hal ini dikarenakan tanaman tebu yang ada di sekitar pohon lemon baru dipanen dan tidak bisa diairi. ”Kalau pake diesel, tetap airnya meresap ke tebu, makanya tidak saya airi,” tambah mantan kepala SMPN 1 Ngoro ini.

Satu pohon lemon terkadang memiliki lima cabang besar. Hama yang menyerang pohon lemon itu tak jarang membuat salah satu cabang menjadi mati dan harus dibuang.

”Kalau sudah terserang hama, ya tidak bisa diselamatkan, kalau mati ya harus dibuang,” jelasnya.

Ada banyak jenis lemon yang ditanam Santoso. Mulai lemon california, lemon lokal, lemon tea dan lemon parkum. ”Yang lemon lokal kulitnya tipis, yang parkum kulitnya agak tebal, yang kulitnya tipis kandungan airnya lebih banyak,” beber dia.

Di tengah pandemi, buah lemon banyak dicari karena bisa dibuat minuman sehat. Apalagi, lemon sedang ramai digunakan sebagai minuman orang yang sedang diet.

Penggemar lemon yang datang kepadanya selain ibu-ibu muda, juga ada perawat dan petugas kesehatan. Selain tengkulak khusus yang ambil setiap panen.

Menurutnya, harga lemon juga stabil, belasan ribu perkilo di tingkat petani. Namun jika sudah masuk supermarket, harganya bisa melonjak beberapa kali lipat. ”Bergantung jenis lemon juga,” pungkas dia.

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP