alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Disperta Sebut Data Penerima Bantuan 143 Ribu Bibit Pisang Sudah Ada

26 Oktober 2020, 14: 10: 35 WIB | editor : Rojiful Mamduh

ILUSTRASI: Pengadaan bibit pisang

ILUSTRASI: Pengadaan bibit pisang (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG- Sekretaris Dinas Pertanian (Disperta) Jombang, Supriyanto, menyebut data nama-nama calon penerima bantuan bibit pisang mas kirana sudah siap. Bahkan sejak sebelum proses lelang selesai 15 Oktober. ’’Jadi datanya sudah ada, tidak mengajukan lagi. Masing-masing berapa itu sudah ada,’’ kata Supriyanto dikonfirmasi Minggu (25/10/2020) kemarin.

Sayang, saat ditanya berapa petani dari masing-masing empat kecamatan yang menjadi sasaran program, dia mengaku tak hafal. ’’Saya tidak hafal, sesuai dengan proposal mereka. Jadi sebelum dilelang sudah ada datanya, cuma saya tidak hafal berapa datanya ada di bidang produksi,’’ imbuh dia.

Disinggung adanya surat dari dinas tentang permintaan perubahan data usulan bantuan, Supri tak bisa memastikan. ’’Datanya ini sudah ada, misalnya ada perubahan itu kan kecil,’’ terang dia.

Dia lantas mencontohkan di setiap kecamatan, sudah terdata jumlah penerima. ’’Misal Mojowarno berapa, Ngoro berapa itu sudah ada semua,’’ ungkap Supri.

Untuk saat ini lanjut dia, pihaknya bakal mengundang pemenang lelang. Direncanakan awal bulan depan (2/11/2020) akan ada pertemuan. ’’Jadi kami sudah sosialisasi, pemenang lelang sudah ada beserta cadangan satu dan dua. Rencananya tanggal 2 (November, Red) kita undang pemaparan,’’ terang dia.

Dijelaskan, dalam pertemuan itu nantinya pemenang lelang yang menjelaskan. ’’Iya mestinya tidak ada perubahan data, makanya itu kita lihat nanti si pemenangnya dari hasil pemaparan nanti. Dari sasaran 143 ribu tercapai atau tidak. Masalahanya kontrak kita ini harga satuan,’’ pungkas Supriyanto.

Sebelumnya, selain perencanaan lemah, sosialisasi program bantuan bibit pisang juga sangat minim. Usman, camat Bareng belum mengetahui persis berapa jatah bantuan bibit pisang yang akan disalurkan ke petani di wilayahnya. Termasuk daftar nama-nama petani calon penerima bantuan. Sebab, prosesnya masih pengajuan.

’’Sosialisasi sudah, intinya tadi mereka (petani calon penerima bantuan, Red) harus mengajukan proposal. Jadi mereka yang akan dapat itu syaratnya ngajukan prorposal dulu ke dinas,’’ sambung Usman.

Sosialisasi baru dilaksanakan di pendopo kecamatan Kamis (22/10/2020). ’’Yang diundang poktan dan gapoktan. Acara dinas, jadi yang memberikan sosialisasi dari sana (Disperta, Red),’’ kata Usman.

 Terpisah Arief Hidajat, camat Mojowarno menuturkan, sosialisasi program bantuan bibit pisang baru dilakukan Selasa (20/10/2020). ”Dihelat di balai Desa Mojowangi, tidak di kecamatan. Terkait rencana penanaman bantuan bibit pisang mas kirana,’’ kata Arief.

Arief juga tak bisa menyebut wilayah setempat nantinya menerima berapa jatah bibit. Alasannya, karena untuk penerima diminta mengajukan proposal terlebih dahulu. ’’Belum tahu, soalnya poktan dan gapoktan ini mengajukan dahulu baru dibagi. Jadi mereka mengajukan proposal ke dinas, syaratnya seperti itu,’’ papar Arief.

Selama ini lanjut dia, perencanaan bibit pisang mas kirana juga tak melibatkan pihak kecamatan. Langsung ditangani dinas terkait. ’’Waktu pengadaan itu kami hanya diberi tahu ada bibit pisang untuk empat kecamatan, lalu sosialisasi ini,’’ pungkas Arief.

Senada disampaikan Ida Khumaida, camat Ngoro. Dia menyebut sudah ada pertemuan terkait penerima bibit itu. ’’Ngoro sudah sosialisasi Senin kemarin di pendopo kecamatan,’’ kata Ida. (fid/naz/jif)

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP