alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

SMPN 2 Kabuh Wujudkan Sinergitas dengan Camat dan Pemdes

Adakan Pembelajaran di Kampung Terpencil

26 Oktober 2020, 06: 27: 27 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Kepala Sekolah Zainul Arifin

Kepala Sekolah Zainul Arifin (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – SMPN 2 Kabuh menaruh perhatian serius terhadap proses pembelajaran jarak jauh.

Salah satu terobosan sekolah yang terletak di Dusun Karangdon,Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh yakni program sambang desa.

Dalam pelaksanaannya, sekolah menggandeng  kecamatan dan pemerintah desa untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif di masa Pandemi Covid-19.

Sambutan Kepala Sekolah Zainul Arifin saat sambang desa disaksikan kades Manduro

Sambutan Kepala Sekolah Zainul Arifin saat sambang desa disaksikan kades Manduro (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Kepala SMPN 2 Kabuh Zainul Arifin menyampaikan, inisiatif program sambang desa muncul setelah melakukan evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pada awal tahun pelajaran 2020/2021, ada beberapa siswa yang menurutnya kurang aktif mengikuti PJJ.

”Pertama pihak sekolah melaksanakan home visit dengan menunjuk wali kelas dan guru BK.

Kendala yang muncul antara lain siswa membantu orang tua bekerja, jaringan internet, pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, dan komitmen siswa yang rendah,’’ ujar dia kemarin (25/10).

Menindaklanjuti permasalahan itu, pihaknya bersinergi dengan camat Kabuh Anjik Eko Saputro dan pemerintah desa. masing-masing Desa Manduro, Genenganjasem, Sumbergondang dan Desa Munungkerep untuk melaksanakan sambang desa.

”Program ini dilakukan dengan menerjunkan tim-tim ke desa-desa yang partisipasi siswanya rendah. Satu tim terdiri atas 5-7 orang guru bertempat di balai desa yang sudah ditentukan,’’ sahut Tjahjono Adi Widodo, Wakasek SMPN 2 Kabuh.

Untuk tahap awal, tim sambang desa SMPN 2 Kabuh terjun ke empat desa tersebut. Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah siswa, orang tua siswa dan disaksikan kepala desa/perangkat desa dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Di antaranya pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak. ” Tim kami menggali informasi kendala yang dihadapai siswa, sosialisasi prokes(protokol kesehatan), dan remedial teaching,’’ papar dia.

Sementara itu,  Jamilun, Kepala Desa Manduro, Kecamatan Kabuh menyambut baik program Sambang Desa.

”Kami sangat mendukung program yang dilakukan SMPN 2 Kabuh ini dan kami siap memfasilitasi kalau program ini dilaksanakan di hari-hari yang akan datang.

Apalagi kegiatan ini dilakukan hari Sabtu sehinggga tidak mengganggu layanan publik di desa,’’ pungkasnya. 

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP