alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Lelang Selesai, Calon Penerima Bibit Pisang Rp 2,1 Miliar Masih Dicari

23 Oktober 2020, 15: 24: 15 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Calon penerima bibit pisang Rp 2,1 Miliar masih dicari

Calon penerima bibit pisang Rp 2,1 Miliar masih dicari (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Lelang pengadaan bibit pisang mas kirana senilai Rp 2,1 miliar di Dinas Pertanian (Disperta) Jombang sudah selesai 15 Oktober. Namun sampai Kamis (22/10/2020) calon penerima 143 ribu bibit pisang itu belum ada. ’’Sosialisasinya sudah, intinya petani calon penerima harus mengajukan proposal. Jadi mereka yang akan dapat itu syaratnya ngajukan dulu ke dinas,’’ kata Usman, camat Bareng, Kamis (22/10/2020).

Usman tidak tahu persis berapa jatah bantuan bibit pisang yang akan disalurkan ke petani di wilayahnya. Termasuk daftar nama-nama petani calon penerima bantuan. Sebab, prosesnya masih pengajuan.

Dia mengaku tak mengetahui persis program itu, alasannya karena hanya kebagian wilayah. Bahkan dalam tahap perencanaan juga tak melibatkan pihak kecamatan. ’’Untuk proses itu saya tidak tahu, soalnya kewenangan dinas,’’  terang Usman.

Sosialisasi baru dilaksanakan di pendopo kecamatan Kamis (22/10) kemarin. ’’Yang diundang poktan dan gapoktan. Acara dinas, jadi yang memberikan sosialisasi dari sana (Disperta, Red),’’ kata Usman kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Meski sudah ada sosialisasi, Usman tak bisa menyebut berapa jatah bibit pisang yang akan disalurkan ke petani di wilayahnya. ’’Ini saya lupa, tadi sudah disampaikan,’’ imbuh dia.

Terpisah Arief Hidajat Camat Mojowarno menuturkan, sosialisasi program bantuan bibit pisang baru dilakukan Selasa (20/10) kemarin. ”Dihelat di balai Desa Mojowarngi, tidak di kecamatan. Terkait rencana penanaman bantuan bibit pisang mas kirana,’’ kata Arief.

Arief juga tak bisa menyebut wilayah setempat nantinya menerima berapa jatah bibit. Alasannya, karena untuk penerima diminta mengajukan proposal terlebih dahulu. ’’Belum tahu, soalnya poktan dan gapoktan ini mengajukan dahulu baru dibagi. Jadi mereka mengajukan proposal ke dinas, syaratnya seperti itu,’’ papar Arief.

Selama ini lanjut dia, perencanaan bibit pisang mas kirana juga tak melibatkan pihak kecamatan. Langsung ditangani dinas terkait. ’’Waktu pengadaan itu kami hanya diberi tahu ada bibit pisang untuk empat kecamatan, lalu sosialisasi ini,’’ pungkas Arief.

Senada Ida Khumaida Camat Ngoro. Dia menyebut sudah ada pertemuan terkait penerima bibit itu. ’’Ngoro sudah sosialisasi Senin kemarin di pendopo kecamatan, acaranya dinas,’’ kata Ida dikonfirmasi.

Ida sendiri belum bisa menyebut, nantiya ada berapa bibit yang ditanaman di Kecamatan Ngoro. ’’Ini langsung ke PPL, karena yang diundang kemarin itu Poktan dan Gapoktan bersama dinas. Yang mengisi acara soalnya mereka, harapannya semua desa nanti dapat,’’ imbuh dia.

Pihaknya pun mengetahui wilayah setempat mendapat bibit pisang pengadaan dinas. ’’Nggak langsung dilibatkan kecamatan, kita hanya diberi tahu kalau nanti ada bibit pisang,’’ pungkas Ida.

Saat dikonfirmasi, Supriyanto, sekretaris Dinas Pertanian Jombang belum bisa memberikan jawaban. Beberapa kali telepon wartawan ke sambungan selulernya belum direspons. Termasuk konfirmasi melalui pesan WhastApp juga belum ada jawaban.

Sebelumnya, Priadi, Kepala Dinas Pertanian Jombang menyebut, program bantuan bibit pisang berangkat dari usulan petani. Petani mengusulkan bantuan bibit melalui poktan. Dari selanjutnya dilanjutkan ke penyuluh pertanian lapangan (PPL)  di BPP (balai penyuluh pertanian), baru kemudian dilanjutkan ke Disperta Jombang.

Dari rencana pengadaan sebanyak 143 ribu bibit, disebutnya masih jauh dari usulan yang diajukan kelompok tani (poktan)/gabungan kelompok tani (gapoktan). ’’Kebutuhan kita malah kurang jauh, sebab 143.000 itu hanya setara 70 hektare, karena rata-rata per-hektare 2.000 bibit. Jadi jumlah usulannya jauh dari barang yang disiapkan’’ sebut dia.

Selain itu, dibentuk tim untuk proses verifikasi. ’’Akhirnya mendapat total keseluruhan itu. Misal Wonosalam itu usulnya kemarin 70 ribu, hanya bisa mengalokasikan sebesar 40 ribu. Dengan catatan nanti lelang berhasil,’’ imbuh dia. (fid/naz/jif)

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP