alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Pelaku Ditangkap, Satu Sapi Warga Watugaluh yang Dicuri Mati

20 Oktober 2020, 15: 27: 52 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Satu sapi warga Watugaluh yang dicuri mati

Satu sapi warga Watugaluh yang dicuri mati (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Maling sapi di Naggalan, Watugaluh, Diwek telah ditangkap. Namun pemilik tetap dirugikan. Pasalnya, ada sapi yang mati. "Dari enam sapi yang kami amankan, satu ekor mati karena sakit. Lainnya sudah kami kembalikan ke pemiliknya masing-masing," kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, kemarin (19/10/2020).

Hingga kini polisi masih memburu tiga pelaku lain yang sudah masuk daftar DPO (daftar pencarian orang).

”Sementara yang sudah kita amankan satu pelaku. Kita masih kejar tiga pelaku lainnya dan sudah kita tetapkan DPO,” terangnya.

Agung menambahkan, usai menerima laporan kejadian pencurian enam ekor sapi di wilayah Diwek, tim resmob bergerak melakukan pengejaran. ”Kita juga koordinasi dengan polres jajaran,” terangnya.

Upaya petugas membuahkan hasil. Itu setelah tim resmob Polres Probolinggo mendapati keberadaan sapi dengan ciri-ciri fisik identik dengan sapi yang hilang di Diwek.

Tim resmob Polres Jombang segera bergerak ke Probolinggo. Atas bantuan tim dari Polres Probolinggo berhasil menangkap Moh Romzi, 23, warga Dusun Lawangan, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. ” peran MR ini sebagai sopir truk. Kita sudah kantongi identitas tiga pelaku lain, sampai sekarang tim masih terus melakukan pengejaran,” imbuhnya.

Selain mengamankan satu pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu unit truk bernopol P 8166 UY yang digunakan sarana komplotan ini saat beraksi termasuk enam ekor sapi hasil curian.

Kepada petugas, Romzi mengakui perbuatannya mencuri bersama tiga temannya yang kini masih buron. Tiga DPO di antaranya RM, 35, SL, 27, serta BH,35, ketiganya warga Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. "Tersangka siang harinya keliling bersama rekan-rekannya menggunakan truk. Setelah mempelajari lokasi, baru beraksi malam harinya," terang Agung.

Komplotan ini mencuri sapi dari kandang milik lima warga Dusun Nanggalan, Desa Watugaluh, kecamatan diwek (17/10). Mereka memotong tali tambang pengikat sapi menggunakan gunting. Selanjutnya sapi digiring ke areal persawahan, lalu diangkut menggunakan sebuah truk

Akibat perbuatannya, Romzi dijerat dengan pasal 363 ayat (1) huruf e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Sebelumnya, pencurian enam sapi terjadi di Dusun Nanggalan, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek Sabtu (17/10) dini hari. Komplotan pencuri berhasil membwa kabur enam ekor sapi. Masing-masing milik Kuzaini, 42, dua ekor, Sugiono, 55, satu ekor, Bandi, 48, satu ekor sapi, Kudin, 38, satu ekor sapi, Arifin, 63, satu ekor sapi. (riz/naz/jif)

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP