alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Berlangsung Virtual, Penilaian Lebih Ketat

20 Oktober 2020, 07: 20: 59 WIB | editor : Rojiful Mamduh

3.	PRESTASI: Siswa SMA DU 2 yang menjadi juara KSN nasional sowan ke Bendahara Umum MPPDU KH Zaimudin Wijaya Asad.

3. PRESTASI: Siswa SMA DU 2 yang menjadi juara KSN nasional sowan ke Bendahara Umum MPPDU KH Zaimudin Wijaya Asad. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

AJANG KSN yang berlangsung secara virtual menjadi pengalaman tak terlupakan bagi tiga jawara dari SMA DU 2 Jombang.

Selain was-was listrik padam saat mengikuti kompetisi, penilaian yang dilakukan tim dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) juga sangat ketat.

Ballan Sulthoni siswa kelas 12 IPS 1 peraih medali emas Bidang Ekonomi, menceritakan pengalamannya saat mengikuti ajang bergengsi tersebut.

4.	KOMPAK: Kepala SMA Darul Ulum 2 Jombang Didik Sadianto foto bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang Trisilo Budi Prasetyo dan siswa kemarin.

4. KOMPAK: Kepala SMA Darul Ulum 2 Jombang Didik Sadianto foto bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang Trisilo Budi Prasetyo dan siswa kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

”Tahun ini berbeda sekali dengan tahun sebelumnya,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (19/10).

Tahun lalu, ajang KSN dilaksanakan secara offline (tatap muka). Kini, karena pandemi Covid-19 sejak Maret lalu, maka panitia Perpusnas menggelar secara online. ”Persiapan yang kita lakukan juga berbeda.

Namun, karena tahun lalu pernah mengikuti sehingga tahun ini tinggal mendalami materi yang baru,’’ tambah dia.

Di ajang KSN 2019 lalu, Ballan hanya sampai pada tingkat provinsi. Namun berkat kerja keras dan pelatihan intensif yang dilakukan guru SMA DU 2, siswa asli Pamekasan Madura ini meraih juara.

”Tahun ini Alhamdulilah medali emas tingkat nasional,’’ ujarnya bangga.

Hal senada disampaikan, Nur Arya Satya Nugraha kelas 12 MIPA peraih medali perunggu. Dia mengaku KSN tahun ini jadi pengalaman tak terlupakan.

”Seleksi dari  tingkat sekolah, kabupaten, provinsi sangat ketat. Apalagi saat tingkat nasional kemarin penilaiannya sangat ketat,’’ sebut dia.

Namun berkat doa kedua orang tuanya, ia berhasil mengharumkan nama Jombang khususnya sekolah.

”Dukungan orang tua dan guru di SMA DU 2 selama ini Alhamdulillah sangat baik. Sehingga berhasil meraih juara,’’ tambahnya.

Ahmad Naufal Abdurrohman Alfadli kelas 12 MIPA 3, meraih prestasi khusus proposal dan presentasi terbaik dengan tema Mengatasi Banjir di Ibukota. ”Alhamdulillah ini merupakan pengalaman berharga bagi saya,’’ sahut dia.

Siswa asli Nganjuk ini juga berpesan kepada adik-adik kelasnya untuk selalu semangat dalam belajar terutama mengikuti setiap event atau kompetisi yang ada.

”Tentu yang pertama adalah berusaha dengan giat belajar. Kedua berdoa kepada Allah SWT dan minta restu kepada orang tua serta guru,’’ pungkasnya.

(jo/ang/jif/JPR)

 TOP