alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Bupati Hj Mundjidah Wahab Optimistis Inflasi Bisa Terkendali

15 Oktober 2020, 19: 08: 17 WIB | editor : Rojiful Mamduh

TEGAS: Bupati Hj Mundjidah Wahab saat membuka rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah di pendopo Selasa (13/10).

TEGAS: Bupati Hj Mundjidah Wahab saat membuka rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah di pendopo Selasa (13/10). (Humas Protokol for Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Bupati Hj Mundjidah Wahab optimistis inflasi di Jombang bakal terkendali. Pasalnya, banyak usaha nyata yang telah dilakukan untuk memulihkan ekonomi.

Diantaranya memberikan bantuan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

’’Tahun ini ada 18 ribu UMKM yang kita bantu Rp 1 juta agar usahanya bisa jalan kembali,’’ katanya kala membuka rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di pendopo Jombang, Selasa (13/10).

Mundjidah menjelaskan, sejak pandemi korona, industri kecil menengah (IKM) untuk produk makanan mengalami penurunan omset sebesar 87,02 persen.

Lalu, sektor IKM produk kerajinan, omset menurun 89,13 persen.

Nah, agar perputaran ekonomi di desa terus terjaga, pemerintah berupaya fokus melakukan upaya pemulihan kondisi perekonomian.

Salah satunya menggelontorkan bantuan tunai dan bantuan sosial ke masyarakat. Ini diberikan agar usaha yang sempat mati, bisa hidup lagi dan usaha berjalan kembali.

’’UMKM memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional setelah terdampak pandemi covid-19,’’ jelasnya.

UMKM dapat menjadi garda terdepan dengan penciptaan lapangan kerja, penciptaan kondisi kerja yang layak, inovasi bisnis, adaptasi dan mitigasi dampak negatif ekonomi, sosial dan lingkungan pada operasi bisnis untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Untuk mengendalikan inflas ini, bupati menegaskan  Pemkab Jombang setiap tahun selalu koordinasi dan antisipasi. Baik secara internal oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang membidangi.

Maupun bersama instansi vertikal dan badan usaha di Kabupaten Jombang. “Saya berharap tetap terjalin koordinasi dan sinergitas yang baik sehingga dapat mendukung target inflasi di Jombang,” ucap dia.

Rakor ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pangan pokok di Jombang.

Serta untuk pengambil kebijakan, guna mengantisipasi dampak inflasi, serta mengambil langkah yang dibutuhkan guna menghadapi inflasi di Jombang.

Rakor yang dipimpin bupati ini diikuti sekda, asisten, staf ahli, kepala OPD, BUMD, semua camat serta seluruh pengurus TPID.

(jo/jif/jif/JPR)

 TOP