alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Cedera Hamstring, Hambat Persiapan Ardhi Wirayuda Turun di Singapura

15 Oktober 2020, 11: 36: 54 WIB | editor : Rojiful Mamduh

CAP: Ardhi saat latihan di Stadion Merdeka

CAP: Ardhi saat latihan di Stadion Merdeka (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Pelari andalan Jombang Ardhi Wirayuda,17, harus sebulan libur latihan. Menyusul cedera yang dialaminya saat latihan di GOR Merdeka. Ini menghambat persiapannya untuk berlaga dalam kejuaraan internasional Adidas Sandown Marathon Singapura tahun depan.

”Saya cedera hamstring saat latihan, jadi harus istirahat sampai pulih,” ungkap Ardhi, Rabu (14/10/2020).

Atlet asal Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh ini tahun lalu meraih dua medali di pelan olahraga provinsi (porprov) Jatim. Perak nomor 1.500 meter dan perunggu 5000 meter.

Ardhi mengalami cedera saat latihan di GOR Merdeka. Kondisi lintasan lari di stadion kurang mulus menjadi penyebab. ”Masih ada lintasan yang bolong yang membuat pelari kadang tak sadar melintasinya dan membuatnya cedera,” terangnya.

Menurutnya, fasilitas latihan di Jombang kurang. Tidak ada tempat latihan yang memadai. ”Saya harap ada renovasi lintasan agar sesuai dengan standar,” ungkap Ardhi.

Cedera yang dirasakan Ardhi cukup parah. Ia merasakan sakit dan nyeri di kaki bagian belakang. Untuk menyembuhkan cederanya, ia harus menjalani serangkaian pengobatan. Mulai dari fisiotherapy hingga masagge. ”Tapi pijat di sini pijat yang khusus atlet, bukan pijat yang seperti biasa,” ungkap atlet kelahiran 27 Juli 2002 ini.

Beruntung, saat ini proses penyembuhan sudah mencapai 99 persen. Bahkan dia menyatakan sudah siap untuk memulai latihan lagi. Hanya saja, porsi latihan tentunya membutuhkan penyesuaian. ”Latihan diawali dengan jarak yang tidak begitu jauh dengan inrensitas ringan dulu, disesuaikan dengan kemampuan kaki yang baru sembuh dari cedera,” tambahnya.

Sejak pandemi korona, Ardhi yang biasanya menjalani latihan di Bandung Jawa Barat, pulang ke Jombang dan menjalani latihan di Jombang. Di Bandung ia latihan bersama atlet angkatan darat. ”Belum di Pelatnas (Pelatihan Nasional) masih dengan atlet angkatan darat. Mudah-mudahan tahun depan gabung di Pelatnas A,” harapnya.

Meskipun di Jombang, ia tetap berkoordinasi dengan pelatih di Bandung untuk meneruskan program latihannya di sana. Ia berharap bisa mendapatkan hasil yang maksimal di ajang kejuaraan internasional. ”Saya kategori lari 5 kilometer,” pungkas atlet yang punya nama lapangan AWY27. (wen/naz)

(jo/wen/jif/JPR)

 TOP