alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Tak Pernah Ditindak, Penambangan Pasir di Kali Konto Gudo Marak

14 Oktober 2020, 13: 20: 58 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Penambangan pasir di Kali Konto Gudo marak

Penambangan pasir di Kali Konto Gudo marak (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Penambangan pasir ilegal di bantaran sungai Konto, Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo tak pernah ditindak polisi. Alhasil, hingga kini tiap hari beraksi. Seperti yang terlihat Selasa (13/10/2020). Sejumlah penambang pasir tengah sibuk mengoperasikan mesin ponton. Sedikitnya ada enam titik lokasi penambangan pasir yang diduga dilakukan secara ilegal.

Terlihat di sejumlah titiknya, kondisi tanggul mulai terjadi erosi. Diduga akibat aktivitas penambangan pasir yang marak di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri ini.

Selain itu, sejumlah kendaraan truk pengangkut material hasil penambangan nampak antre mengangkut hasil tambang. ”Ya aktivitas tambang masih beroperasi tidak berhenti,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dikatakannya, memang beberapa hari terakhir ini di Desa Bugasurkedaleman sedang kesulitan air untuk mengaliri sawah. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui pasti apakah tambang itu berpengaruh terkait kesulitan airnya. ”Bisa jadi aktivitas tambang itu merusak sumber air,” tegasnya.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Camat Gudo Thonsom Pranggono tak menampik ada aktivitas tambang di wilayahnya. Hanya saja, sepengetahuannya ada aktivitas tambang yang mempunyai izin. ”Di situ memang ada satu tambang yang mempunyai izin, itu pun juga perbatasan dengan Kabupaten Kediri,” tegasnya.

Sedangkan, untuk yang tidak mempunyai izin, dirinya tidak mengetahui pasti apakah masih beroperasi apa tidak. Karena pihaknya tidak memantau setiap hari ke lokasi aktivitas tambang. ”Kalau aktivitas tambang yang ilegal saya kurang tahu. Karena apabila didatangi petugas ya berhenti, setelah petugas pergi ya aktivitas tambang muncul lagi,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, maraknya aktivitas penambangan pasir ilegal di bantaran sungai Konto di Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo menjadi atensi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. Kemarin (17/9), tim bergerak ke lokasi mengecek aktivitas penambangan. ”Jadi, ada 8 titik yang masuk wilayah Jombang dan itu dipastikan ilegal,” tegas Amin Kurniawan, Kabid Konservasi DLH Jombang, kemarin. (yan/naz/jif)

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP