alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Politisi Demokrat di Komisi D Soroti Kinerja Satgas Covid-19

13 Oktober 2020, 17: 03: 13 WIB | editor : Rojiful Mamduh

M Syarif Hidayatullah, Wakil Ketua Komisi D DPRD kabupaten Jombang.

M Syarif Hidayatullah, Wakil Ketua Komisi D DPRD kabupaten Jombang. (DOKUMEN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG- Politisi Demokrat yang duduk sebagai Wakil Ketua Komisi D DPRD,  M Syarif Hidayatullah, menyoroti kinerja gugus tugas (satgas) Covid-19 Pemkab Jombang. Pria yang akrab disapa Gus Sentot ini menilai satgas belum melakukan upaya yang serius untuk menekan penyebaran virus korona.

’’Saya melihat kasusnya masih tinggi. Gugus tugas pemkab harus melakukan langkah nyata untuk menekannya,’’ ujarnya, Senin (12/10/2020).

Semakin tingginya angka kasus positif harus disikapi dengan upaya-upaya yang kongkret.

”Ini harus segera dievaluasi, apa penyebabnya sehingga kasus baru terus bermunculan, dan juga kasus meninggal juga tinggi belakangan ini. Harus ada upaya yang tepat dan cepat dilakukan oleh satgas,” tegasnya.

Salah satu perhatiannya banyaknya pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Dia khawatir, banyaknya pasien isolasi mandiri berisiko menularkan ke yang lain.

”Kan itu pengawasannya seperti apa kalau melakukan isolasi di rumah. Apakah ada yang menjamin pasien disiplin selama isolasi di rumah, rumahnya layak tidak untuk isolasi. Ini harus diperhatikan betul,” ungkapnya.

Menurutnya, akan sangat berisiko membiarkan pasien positif Covid-19 tanpa gejala isolasi mandiri tanpa dilakukan pengawasan secara ketat.

”Yang saya ikuti, di sejumlah kota-kota besar, misal Surabaya pasien disediakan tempat isolasi, malah kerja sama dengan hotel,” bebernya.

Sementara di Jombang, dari pengamatan dewan, usai rumah karantina di gedung STIKES Pemkab dan gedung tenis indoor ditutup, penanganan dilimpahkan ke masing-masing kecamatan atau desa. ”Ini juga kita akan cek, sejauhmana pelaksanaannya di desa,” terangnya.

Selain itu, peran stakholders dari tingkat bawah harus terus bergerak untuk bersama memerangi virus korona. ”Tidak boleh lengah, tindakan kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” singkatnya.

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP