alexametrics
Selasa, 20 Oct 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Mayoritas Fraksi di DPRD Setuju Toko Modern Dibatasi Jarak 2 Kilometer

13 Oktober 2020, 15: 10: 35 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Toko modern dibatasi jarak dua kilometer

Toko modern dibatasi jarak dua kilometer (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Mayoritas fraksi di DPRD setuju jarak toko modern dan pasar tradisional dibatasi dengan jarak minimal dua kilometer. Sebagaimana tercantum dalam draft revisi   Perda 16/2012 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. ’’Semua fraksi setuju pembatasan jarak pasar tradisional dan toko modern,’’ kata Mas’ud Zuremi, ketua DPRD Jombang, Senin (12/10/2020).

Mas’ud juga minta kepada eksekutif untuk melakukan evaluasi izin toko modern. Sebab pertumbuhannya tak terkendali di Jombang. Dampaknya juga buruk kepada toko pracangan berskala kecil. 

Menurutnya, pembatasan toko modern ini sangat perlu. Untuk melindungi usaha toko pracangan di rumah. ’’Biasanya masyarakat membeli di toko tetangga, sekarang pindah ke toko modern,” ungkap dia.

Sejauh ini, izin pendirian toko modern sangat bebas. Jarak tidak diperhitungkan. Antara toko yang satu dengan yang lain sangat dekat. Termasuk jarak dengan pasar tradisional juga berdekatan. ”Kita bisa melihat toko modern sangat banyak dan berhadapan,” tegasnya.

Jika hal ini dibiarkan, maka perputaran ekonomi di Jombang akan semakin berkurang. Apabila masyarakat memilih belanja ke toko modern, maka uang tersebut akan ditarik dari Jombang. ”Jadi perputaran uang akan keluar dan tidak di Jombang lagi,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Didit S dari fraksi PPP. ’’Berdirinya minimarket di tempat strategis perlu mendapat perhatian khusus. Untuk menjaga eksistensi pedagang kecil,’’ tegasnya. Dia juga menanyakan jumlah toko modern yang boleh berdiri di Jombang. ’’Harus dibatasi jumlahnya,’’ ucapnya. Dia juga mendorong perlunya pemetaan wilayah yang membolehkan toko modern berekspansi dan mengembangkan investasi di Jombang.

Penataan toko modern menurutnya sangat diperlukan untuk melindungi pedagang kecil, toko pracangan dan UMKM. Utamanya memberi kesempatan kepada mereka untuk bekerja halal demi mendapatkan penghasilan setiap hari. “Lebih penting lagi perputaran uang juga akan dirasakan warga Jombang sendiri,” tegasnya.

 (yan/bin/jif)

(jo/yan/jif/JPR)

 TOP