alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
MTsN 8 Jombang Cetak Siswa Berkarakter

Berprestasi, Berbudaya Lingkungan, Berlandaskan Iman dan Taqwa

13 Oktober 2020, 12: 02: 12 WIB | editor : Rojiful Mamduh

MTsN 8 Jombang berprestasi cetak siswa berkarakter

MTsN 8 Jombang berprestasi cetak siswa berkarakter (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – MTsN 8 Jombang yang beralamat di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben menjadi salah satu madrasah yang mencetak siswa berkarakter. Sesuai dengan visi madrasah yakni bertaqwa, berkarakter, berprestasi dan berbudaya lingkungan.

M Makhi Kepala MTsN 8 Jombang, menerangkan akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada siswa meski madrasahnya berada di kawasan pinggiran. ’’Jadi madrasah kami mengedepankan keagamaan yang berlandaskan iman dan taqwa,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (5/10).

Saalah satu yang dilakukannya, kegiatan rutin sebelum pandemi Covid-19, seluruh siswa kelas 7, 8 dan 9 mengikuti kegiatan program madrasah. Kegiatan ini diikuti sebelum siswa menerima pembelajaran. ’’Ketika siswa datang dan bersalaman, mereka mengikuti salat duha berjamaah. Setelah itu masuk kelas membaca surat yasin dan surat-surat pendek. Baru kegiatan belajar mengajar dilaksanakan,’’ imbuh dia.

Tidak hanya itu, upaya mencetak siswa berakhlakul karimah juga dilakukan. ’’Salat jamaah salat duhur juga demikian, lalu kegiatan ekstrakurikuler ada al banjari, seni baca Alquran, dan bimbingan mukhadoroh serta olahraga,’’ sambung kepala madrasah yang berusia 48 tahun ini.

Menurutnya, ada empat item yang diemban dalam misi madrasah ini. Meningkatkan keterlaksanaan iman dan taqwa, meningkatkan keterlasanaan pembelajaran yang bermutu, meningkatkan keterlaksanaan pendidikan karakter dan berbudaya. ’’Terakhir mengingkatkan keterlaksanaan pendidikan lingkungan hidup,’’ ungkap Makhi yang bertempat tinggal di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto ini.

Mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19, untuk sementara program belum bisa dilaksanakan dengan maksimal. Pihaknya fokus pada kegiatan belajar mengajar secara daring. ’’Jadi daring fokus ke pembelajaran saja, untuk sementara ekstrakurikuler belum bisa dilaksanakan,’’ paparnya.

Upaya untuk memenuhi fasilitas juga sudah dilakukan. Mulai dari tenaga pengajar atau pendidik yang profesional dan berpengalaman. Memiliki kelas unggulan, dan ruang belajar dan sarana ibadah yang memadai. ’’Kami juga sudah mempunyai laboratorium komputer dan IPA. Perpustakaan, lapangan olahraga dan UKS, serta kantin dan koperasi siswa,’’ pungkas dia. (fid/bin)

(jo/fid/jif/JPR)

 TOP