alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

DLH Jombang Limpahkan Penanganan Limbah ke Balai Gakkum KLHK

09 Oktober 2020, 17: 55: 23 WIB | editor : Rojiful Mamduh

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang tidak mau menangani secara langsung.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang tidak mau menangani secara langsung. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Desa Tinggar dan Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo tampaknya masih lama.

Ini setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang tidak mau menangani secara langsung.

Namun dilimpahkan ke Balai Penegakan Hukum (GakkumKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabalnusra) yang berkantor di Bali.

”Seluruh proses hukum sekarang tengah berjalan. Prosesnya sudah kita pasrahkan ke Balai Gakkum KLHK,” kata Yuli Inayati, Kabid Wasdal Gakkum DLH Jombang, Kamis (8/10/2020).

Ina menambahkan, penanganan yang dilakukan DLH sebelumnya telah menemukan sejumlah orang yang diduga bertanggung jawab terkait pembuangan limbah di dua lokasi itu.

”Sudah semua (diketahui, Red), mulai penghasil limbah sampai transporter limbahnya. Kita sudah temukan seluruhnya,” lanjutnya.

Disebutkan, ada tujuh sopir yang diduga mengirim limbah ke lokasi. ”Jadi, dari 7 itu, tiga mengakui, empat lainnya masih mengelak, tidak mengaku.

Karena itu, kemudian proses lanjutannya ya kita serahkan ke Balai Gakkum,” lontar Ina.

Bahkan dari informasi yang dia terima, ketujuh orang itu sudah sempat dikeler penyidik Balai Gakkum KLHK ke lokasi.

”Penyidik Balai Gakkum KLHK juga sudah ke lokasi,” imbuhnya.

Disinggung tentang proses evakuasi material limbah, disebutnya belum sepenuhnya tuntas. ”Evakuasi sudah dilakukan meski belum seluruh limbah diambil,” imbuhnya.

Itu pun dilakukan sejumlah sopir yang sebelumnya mengakui telah mengirim limbah ke lokasi.

”Hanya tiga orang sopir yang telah mengaku dan mau mengevakuasi limbahnya, empat sisanya tetap tidak mau. Kalau perkembangannya sampai sekarang, silakan dikonfirmasi ke Balai Gakkum langsung,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi,  Muhammad Nur, Kepala Balai Gakkum KLHK wilayah Jabalnusra belum bisa dimintai konfirmasi.

Sejumlah panggilan ke nomor selular, hingga pesan singkat yang dikirim wartawan belum mendapat respons.

(jo/riz/jif/JPR)

 TOP