alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Dua Tahun Berduet, Bupati Mundjidah Beri Tumpeng ke Wabup Sumrambah

25 September 2020, 10: 33: 47 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

KOMPAK: Bupati Mundjidah menyerahkan potongan tumpeng kepada Wabup Sumrambah dalam tasyakuran dua tahun kepemimpinannya di pendapa kabupaten, Rabu (24/9).

KOMPAK: Bupati Mundjidah menyerahkan potongan tumpeng kepada Wabup Sumrambah dalam tasyakuran dua tahun kepemimpinannya di pendapa kabupaten, Rabu (24/9).

Share this      

JOMBANG – Bupati Mundjidah Wahab memastikan bakal melaksanakan semua program yang direncanakan di awal kepemimpinannya. Ini disampaikan saat tumpengan memperingati dua tahun masa jabatan sebagai bupati dan wakil bupati.

“Bukan hanya karena janji politik, tapi juga karena akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tegas Mundjidah dengan didampingi Wabup Sumrambah di pendapa kabupaten, Rabu (24/9).

Ia mengusung tiga prinsip dalam menggerakkan roda pemerintahan dan pembangunan. Pertama, persatuan. “Semua komponen harus bersinergi, bersatu dan bekerja sama untuk memajukan Jombang,” tegasnya.

Ditegaskan bupati, pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen. Mulai dari pejabat hingga rakyat harus ambil bagian. “Saling mengisi dan saling mendukung. Karena setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan,” tegasnya.

Kedua, lanjut bupati prinsip musyawarah. Setiap orang punya latar belakang yang tidak sama. Punya pengalaman kerja berbeda. Pergaulannya juga beragam. ”Maka harus bermusyawarah agar menghasilkan program inovatif dan kinerja terbaik.,” tegas bupati.

Ketiga, lanjut bupati kebersamaan dan harmonis. Dikatakan, Jombang sejak dulu ada budaya bangsawan dan arek. Keragaman ini harus bisa dikelola agar harmonis. ”Pejabat harus bisa memberi contoh. Untuk berpikir positif dan bergerak kreatif,” tegasnya.

Bupati menegaskan, selama dua tahun memimpin Jombang bersama Wabup Sumrambah, selalu mengedepankan kekompakan dan keharmonisan. Saat menutup pidatonya, Mundjidah membawakan empat pantun.

Sebelum makan cucilah tangan agar terhindar dari kuman – kita bersatu dalam perbedaan, semua masalah kita pecahkan.

Masa pandemi harus hati-hati, minum madu biarlah sehat – kita semua punya potensi, ayo bersatu untuk Jombang lebih kuat.

Jalan-jalan ke Kediri pulangnya bawa tahu takwa – semoga dengan kepemimpinan kami bisa membawa berkah masyarakat  Jombang makmur sejahtera.

Patuhi protokol kesehatan untuk melawan pandemi, jangan lupa jaga jarak untuk keselamatan bersama – semoga dengan kepemimpinan kami  ini membawa berkah masyarakat Jombang makmur dan sejahtera.

Pada malam tasyakuran itu, Bupati Mundjidah juga memberikan potongan tumpeng pertama kepada Wabup Sumrambah. “Semoga ke depan Jombang semakin lebih baik,” tandas Wabup Sumrambah.

(jo/jif/mar/JPR)

 TOP