alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Dua Tahun, Duet Bupati Mundjidah-Wabup Sumrambah Bertabur Prestasi

24 September 2020, 08: 41: 35 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bupati Mundjidah-Wabup Sumrambah

Bupati Mundjidah-Wabup Sumrambah (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Masyarakat Jombang bisa lebih optimistis menatap masa depan. Dua tahun kepemimpinan Bupati Mundjidah-Wabup Sumrambah, banyak prestasi yang telah ditorehkan. Ke depan, bisa jadi prestasinya bakal semakin banyak.

“Walaupun di tengah pandemi, kita selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jombang,” kata Bupati Mundjidah Wahab, kemarin.

Ini dibuktikan dengan keberhasilan meraih sejumlah penghargaan selama pandemi Covid-19. Di antaranya, menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), Jumat (29/5/2020).

Penghargaan diberikan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur, Joko Agus Setiono kepada Bupati Mundjidah Wahab didampingi Ketua DPRD Jombang Mas'ud Zuremi.

Selain itu, Pemkab Jombang juga menerima penghargaan pencapaian kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) Level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Penghargaan diberikan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur, Alexander Rubi Setyoadi, kepada Bupati Mundjidah Wahab didampingi Wabup Sumrambah dan Inspektur Kabupaten Jombang, Eka Suprasetya di Ruang Swagata, Selasa (25/8/2020).

Bupati Mundjidah juga menerima penghargaan Top Pembina BUMD 2020  di ajang Top BUMD Award 2020 di Jakarta, Kamis (27/08/2020. Saat itu, PT BPR Bank Jombang juga meraih Top BUMD Award 2020 sektor BPR Bintang 4.

Bupati menegaskan akan menjalankan semua program yang telah direncanakan. “Hanya saja karena pandemi Covid-19, program yang mestinya terealisasi 2020, mundur ke 2021,” paparnya.

Di antaranya, program penataan jalan KH Wahid Hasyim yang nantinya dilengkapi jalur difabel. Jalan Adityawarman yang akan dilebarkan menjadi 12 meter.

Selain itu, pembangunan gedung kesenian, penambahan tribun stadion Merdeka, perbaikan jalan sepanjang 290 kilometer serta pembenahan 16 pasar tradisional agar menjadi pasar sehat dan modern.

Termasuk program penataan alun-alun agar lebih nyaman dan bisa menjadi tempat rekreasi keluarga. Serta relokasi PKL ke tempat khusus yang akan  menjadi pusat PKL dan kuliner. “Di Kediri sebentar lagi ada bandara. Otomatis Jombang akan  menjadi penyangga. Jadi, sarana prasarana dan sumber daya manusia harus benar-benar kita siapkan,” paparnya.

Dia juga mendorong anak-anak muda agar membantu usaha kecil menengah (UKM) untuk promosi di dunia maya. Karena, banyak anak muda yang terampil di media sosial. Ini penting agar produk-produk Jombang bisa menembus pasar nasional bahkan internasional. “Setiap desa kita beri alokasi Rp 200 juta dana program Jombang Berkadang. Ini bisa dimanfaatkan agar setiap desa punya unggulan,” paparnya.

Mundjidah juga ingin, agar orang-orang yang hidup sebatang kara bisa mendapat layanan pemeriksaan kesehatan ke rumahnya. Serta bisa dicukupi kebutuhan makan minum sehari-harinya.

Kepemimpinan Bupati Mundjidah – Wabup Sumrambah periode 2018 – 2023 ditandai dengan prosesi pelantikan keduanya pada 24 September 2018 oleh Gubernur Jatim, Soekarwo, di Gedung Grahadi, Surabaya.

Selama dua tahun memimpin Kabupaten Jombang, duet Mundjidah-Sumrambah telah banyak merealisasikan program. Dan banyak penghargaan yang didapatkan. “Jombang ini barokah karena setiap hari didoakan ribuan santri di pondok-pondok. Karena itu, kita yakin semua program yang dirancang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat pasti terlaksana,” tandasnya.

Hari Jadi Penanda Jati Diri

Dua tahun kepemimpinan Bupati Mundjidah-Wabup Sumrambah, banyak jasa yang telah ditorehkan. “Di antara jasa terbesarnya, yakni menetapkan hari jadi Pemkab Jombang,” kata Akhmad Jazuli, sekretaris Kabupaten Jombang, kemarin.

Jazuli menjelaskan, sejak dulu, hari jadi Jombang, dicari dan dibahas termasuk diseminarkan. Sudah banyak anggaran dikeluarkan. Namun, banyaknya masukan membuat tak kunjung diputuskan. “Karena yang peduli pada Jombang itu banyak,” kata Jazuli.

Nah, Mundjidah dan Sumrambah lalu mencari jalan tengah. Akhirnya ditemukan dokumen pemisahan Pemerintah Jombang dari Pemerintah Mojokerto pada 21 Oktober 1910. Itulah yang akhirnya ditetapkan sebagai dasar penetapan hari jadi Pemkab Jombang. “Hari jadi, ini penting sebagai penanda jati diri,” tegasnya.

Jazuli bersyukur, dua tahun kepemimpinan Mundjidah-Sumrambah berjalan kompak, solid dan sinergis. “Soliditas ini penting, agar kita sebagai ASN dapat bekerja maksimal,” tegasnya.

Ke depan, dia optimistis Jombang akan semakin maju. Terlebih dengan akan dilebarkannya jembatan  Ploso. Sehingga memudahkan akses kawasan industri ke jalan tol. “Ini akan mendongkrak ekonomi dan mengurangi pengangguran,” tandasnya.

Diminati Investor dan Wisatawan

WABUP Sumrambah mengaku sangat optimistis Jombang ke depan akan semakin maju dan sejahtera. Sebab, banyak potensi daerah yang masih bisa dikembangkan.

“Jombang ini punya kekhasan yang menarik bagi investor maupun wisatawan,” tuturnya, kemarin.

Ini terlihat dengan meningkatnya investasi yang masuk dua tahun terakhir. “Perizinan kita permudah. Akses jalan juga kita tingkatkan. Ini mengundang investor masuk,” paparnya.

Wisatawan yang datang ke Jombang juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Baik yang datang ke wisata religi seperti makam Gus Dur. Maupun yang ke wisata alam, baik alami maupun buatan trennya terus meningkat. “Karena itu akses ke tempat-tempat wisata kita buka,” paparnya.

Tahun lalu, Pemkab Jombang dan TNI melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), membuka akses jalan menuju air terjun Tretes di Pengajaran Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam. Air terjun dengan ketinggian 158 meter ini merupakan yang tertinggi di Jatim. “Ke depan, hal seperti itu akan kita lanjutkan,” kata Sumrambah.

Selain itu, pemkab juga ingin menata zonasi pertanian, industri dan pariwisata. ”Ini sangat penting, agar masing-masing berkembang secara maksimal,”  tandas Wabup Sumrambah.

(jo/jif/mar/JPR)

 TOP