alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Siap Masuk Kandang, Dinas Peternakan Gagas Layanan Kesehatan Gratis

24 September 2020, 08: 21: 34 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Dinas Peternakan Jombang mempunyai kegiatan pelayanan kesehatan hewan. Petugas siap mendatangi langsung ke kandang untuk melakukan pengecekan kondisi hewan ternak.

Dinas Peternakan Jombang mempunyai kegiatan pelayanan kesehatan hewan. Petugas siap mendatangi langsung ke kandang untuk melakukan pengecekan kondisi hewan ternak. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dalam mendukung upaya pengendalian dan penanggulangan penyebaran Covid-19, Dinas Peternakan Jombang mempunyai kegiatan pelayanan kesehatan hewan. Petugas siap mendatangi langsung ke kandang untuk melakukan pengecekan kondisi hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan Jombang Imam Sutrisno mengatakan, sesuai dengan arahan Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah, agar Dinas Peternakan bekerja cerdas untuk tetap menjalankankan tupoksi dan kebijakannya dalam upaya membangun dan memajukan sub sektor peternakan di Kabupaten Jombang.

”Dinas Peternakan terus berkomitmen dalam upaya peningkatan status kesehatan hewan, khususnya dalam melayani masyarakat peternak di wilayah Kabupaten Jombang,” ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan Jombang Imam Sutrisno

Kepala Dinas Peternakan Jombang Imam Sutrisno (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Dikatakannya, kegiatan pelayanan kesehatan ternak dilaksanakan dengan cara petugas yang mendatangi ternak dari kandang satu ke kandang yang lain.

Di samping itu, dalam pelaksanaanya juga dengan menerapkan protokol kesehatan. ”Seperti memakai masker, sarung tangan, mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan cairan antiseptik atau hand sanitaizer sebelum dan sesudah melakukan pelayanan. Serta melakukan pembatasan komunikasi peternak dengan menjaga jarak aman,” terangnya.

Dengan menjalankan protokoler seperti itu, diharapkan kegiatan pelayanan kesehatan hewan yang meliputi penanganan atau pengobatan penyakit hewan, pelayanan penanganan reproduksi ternak (pemeriksaan kebuntingan dan kemajiran ternak), pemberian multivitamin, antibiotik dan pemberian obat cacing dapat tetap terlaksana dengan baik.

”Kegiatan ini berupa pelayanan kesehatan hewan terpadu pada ternak ruminansia milik masyarakat tanpa dipungut biaya,” imbuhnya. Sutrisno menambahkan, pentingnya kesehatan hewan sama artinya dengan pentingnya upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan perlindungan keselamatan manusia dari infeksi penyakit zoonosis.

”Terwujudnya status kesehatan hewan yang optimal, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keberhasilan program pembangunan sub sektor peternakan, dengan terus berkomitmen dalam hal pencegahan, pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan,” tandasnya.

Pada tahun anggaran 2020, pihaknya menargetkan pelayanan kesehatan hewan terpadu mencapai 1.200 ekor hewan. ”Sampai dengan saat ini telah tercapai pelayanan sejumlah 843 ekor dari 11 Kecamatan. Di antaranya Kecamatan Perak, Diwek, Plandaan, Kesamben, Tembelang, Ngusikan, Jogoroto, Wonosalam, Bandarkedungmulyo, Jombang dan Sumobito,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP