alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events

Bank Jatim Launching Aplikasi ‘Blonjo’ dan Elektronifikasi Transaksi

Dukung UMKM Jombang Menuju Era Digital

24 September 2020, 07: 19: 26 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

DUKUNG UMKM: Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman melaunching “Blonjo Online”.

DUKUNG UMKM: Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman melaunching “Blonjo Online”. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sebagai upaya mewujudkan visi misi Bupati Wabup berkarakter dan berdaya saing, Bank Jatim bersama Pemkab Jombang launching program “Beli Produk Online Njombang (Blonjo) serta elektronifikasi transaksi di Pendopo Jombang, kemarin (23/9).

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Sumrambah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Imam Subarkah, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo, Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang Mugni Nurahman dan Ketua DPRD Jombang Masud Zuremi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, Blonjo merupakan aplikasi belanja online untuk mendukung Kabupaten Jombang menjadi Smart City serta membantu pedagang pasar menjual barang barang kebutuhan sembako. ”BLONJO Online bekerja sama dengan Bank Jatim melalui Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) sebagai media pembayaran melalui mobile banking,” ujar dia.

PRODUK LOKAL: Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman didampingi Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang Mugni Nurahman memantau stand UMKM.

PRODUK LOKAL: Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman didampingi Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang Mugni Nurahman memantau stand UMKM. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Dijelaskan, aplikasi tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Khususnya yang ingin belanja tanpa harus keluar rumah. ”Sehingga kita bisa belaja dimana saja, kapan saja untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus keluar rumah,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Pimpinan Cabang Bank Jatim Jombang Mugni Nurahman. Launching aplikasi belanja berbasis elektronik ini diharapkan pembeli  akan membayar secara nontunai. ”Kini eranya digitalisasi, serba teknologi yang bisa berguna dalam pembayaran dan ke depan diharapkan semua pembayaran akan tervalidasi, akurat, lebih transparan, termonitor secara detail semua transaksi,” ujarnya.

Dia menambahkan, program ini diharapkan dapat membantu pedagang pasar untuk menjual barang dagangan pada masa pandemi seperti sekarang, dengan cara transaksi nontunai. ”Untuk membayar pembelajaaan, tidak perlu menyiapkan uang kembalian karena nominal uang dibayarkan bisa pas. Melalui aplikasi mobile banking Bank Jatim dan QRIS,” pungkas Mugni.

Jombang Pioner Pasar Tradisional Online Jawa Timur

SEMENTARA itu Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengapresiasi positif layanan marketplace yang diberi nama Beli Produk Online Njombang (Blonjo) bersama Bank Jatim. Dengan ini Jombang bisa menjadi pioner pasar tradisional online di Jawa Timur.

”Kami menyambut baik inisiatif Bank Jatim ini. Dengan adanya Blonjo ini tentu dapat membantu masyarakat Jombang dalam mempromosikan produk UMKM Jombang baik lokal, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Bupati menambahkan, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sebagai leading sektor program ini akan terus bersinergi dengan Bank Jatim. Ini juga sebagai wadah untuk memasarkan produk UMKM di Jombang secara online. ”Sehingga tetap bisa menjual produk dagangan mereka di masa pandemi seperti ini,” ujar dia lagi.

Dengan sinergi Bank Jatim dan Pemkab Jombang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya dapat mengatasi permasalahan bagi pelaku usaha yang mengalami hambatan penjualan secara offline di era pandemi Covid-19. ”Intinya untuk membantu pelaku UMKM memasarkan produk secara online,” jelas dia.

Tujuan dibentuknya marketplace ini juga untuk mengembangkan transaksi elektronik. Dengan transaksi elektronik saat membeli produk UMKM diharapkan masyarakat semakin mudah berbelanja. ”Sehingga upaya kita menuju era digital dapat berjalan dengan baik,” tegas bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah, mengaku bangga terhadap Kabupaten Jombang karena memiliki gebrakan membuat program Blonjo online. Selain keren, fitur yang tersedia di Blonjo online sangat lengkap.

"Blonjo Online ini keren, Surabaya saja belum punya. Jombang bisa menjadi pioner pasar tradisional online di Jawa Timur. Fitur-fiturnya sudah lengkap seperti ecommerce yang sudah punya nama. Saya mohon ijin untuk mempromosikan aplikasi ini ke daerah lain,” pungkas dia.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP