alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

19 Kasus Covid-19 Baru dari Satu Ponpes, Ada Klaster Baru di Jombang?

22 September 2020, 10: 53: 11 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala Dinkes Jombang drg Subandriyah

Kepala Dinkes Jombang drg Subandriyah (ACHMAD RIZA W/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang langsung bergerak melakukan penelusuran menyusul tingginya tambahan kasus positif Covid-19 baru. Beberapa pasien terkonfirmasi positif diketahui berasal dari lingkungan pesantren.

Kepala Dinkes Jombang drg Subandriyah mengatakan, tambahan 19 kasus baru dari Kecamatan Mojowarno didominasi dari salah satu pondok pesantren wilayah Desa Gondek.

”Itu kemarin hasil uji swab anak-anak dari pondok di Desa Gondek,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (21/9) kemarin.

Ia menjelaskan setelah ditemukan satu santri terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan screening. Hasilnya, ada beberapa santri terkonfirmasi Covid-19.

”Jumlah pastinya kurang tahu, namun yang pasti uji swab kami lakukan 12 September,” tambahnya.

Ada santri terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya langsung melakukan penanganan. Seperti melakukan karantina santri di asrama secara terpisah. ”Kami sudah lakukan pemantauan dan penanganan di sana. Tracing juga sudah dilakukan,” jelas dia.

Selain salah satu pondok di Mojowarno, pihaknya juga membenarkan ada satu pondok lain di Jombang yang beberapa santrinya terpapar Covid-19. ”Untuk tambahan di Kecamatan Jombang dan Peterongan sudah kami lakukan penanganan,” tandasnya.

Terkait hal ini, Subandriyah membantah jika muncul klaster baru di Jombang dari lingkungan pesantren. Ia berdalih, upaya penanganan sudah dilakukan.

”Kalau klaster baru tidak, sebab sudah kami lakukan penanganan di wilayah itu. Sedangkan klaster itu berkembang dan tidak terkendali. Upaya karantina juga sudah kami lakukan,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP