alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Kain Kafan Hasil Pencurian Ditemukan di Kebun Warga Dusun Sumberbeji

22 September 2020, 09: 51: 49 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Warga Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, menemukan kantong plastik berisi kain kafan kemarin (21/9).

Warga Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, menemukan kantong plastik berisi kain kafan kemarin (21/9). (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Upaya polisi mengungkap kasus pencurian kain kafan kian terang. Itu setelah salah satu warga Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, menemukan kantong plastik berisi kain kafan kemarin (21/9).

Kain kafan ini diduga berasal dari makam almarhumah Anis Purwaningsih, 26, warga yang meninggal dunia Sabtu (19/9) usai melahirkan dan mengalami pendarahan.

Lilik Kustiyah, 49, penemu kain kafan mengaku kaget saat mendapati bungkusan plastik berisi di samping rumahnya. ”Tahunya pukul 06.00 WIB, waktu menyapu halaman. Saya kira plastik biasa, bungkusan sampah. Ternyata isinya kain kafan, dibungkus kain warna biru,” terangnya.

Patung kuningan berbentuk bayi merangkak yang ada di dalam kantong plastik. Diduga berkaitan dengan kejadian pembongkaran makam.

Patung kuningan berbentuk bayi merangkak yang ada di dalam kantong plastik. Diduga berkaitan dengan kejadian pembongkaran makam. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Saat ditemukan, bau harum dari kain kafan masih sangat kuat. Selain itu pada kain juga terdapat bercak darah. "Pas saya buka ternyata kain, baunya wangi orang mati. Ada bercak darah juga," tandasnya.

Ia mengaku tak tahu siapa yang membuang kantong plastik berisi kain kafan itu. "Kemungkinan setelah diambil orang, kain kafannya dibuang ke sini. Tidak tahu juga kenapa dibuang ke sini," kata Kustiyah.

Penemuan ini dilaporkan ke petugas kepolisian. Petugas dari Polsek Ngoro yang tiba di lokasi, langsung memeriksa isi kantong plastik hitam itu. ”Ditemukan kain kafan satu lembar. Di dalam kain ada patung kuningan berbentuk bayi merangkak. Diduga berkaitan dengan kejadian pembongkaran makam," terang Kapolsek Ngoro, AKP Yanuar Tri Susilo.

Usai melakukan olah TKP, polisi mengamankan temuan kain kafan ke Mapolsek Ngoro. ”Ini akan kami gunakan untuk penyelidikan dan mencari siapa pelaku pencurian itu,” tambahnya.

Selain mengumpulkan barang bukti, polisi juga sudah memeriksa beberapa orang sebagai saksi. ”Sejak kemarin sudah ada yang diperiksa. Dari petugas jaga makam juga perangkat desa. Pokoknya orang-orang yang berhubungan dengan kasus ini,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP