alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

MTsN 4 Denanyar, Madrasah Percontohan Program SKS Pertama di Jombang

21 September 2020, 07: 25: 52 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

DILUAR KELAS: Siswi siswi MTsN 4 Denanyar mengikuti kegiatan di luar ruangan. (foto diambil sebelum pandemi covid-19)

DILUAR KELAS: Siswi siswi MTsN 4 Denanyar mengikuti kegiatan di luar ruangan. (foto diambil sebelum pandemi covid-19) (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – MTsN 4 Denanyar terus berkomitmen meningkatkan layanan pendidikan sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Salah satunya dengan membuka layanan Sistem Kredit Semester (SKS). Program dari MTsN 4 ini merupakan satu-satunya di Jombang. Siswa yang memenuhi persyaratan akademik dapat lulus lebih cepat.

Waka Kurikulum MTsN 4 Anik Mu’izzah, SE menyampaikan, layanan SKS ini tidak langsung serta merta ada. Namun ada proses yang diawali dengan program kelas akselerasi, dengan menempuh jenjang pendidikan selama dua tahun bagi siswa yang memenuhi persyaratan akademis.

”Jika siswa sudah memenuhi persyaratan akademis, maka bisa masuk kelas akselerasi,” ujar dia. Dalam perkembangannya, kelas akselerasi diubah menjadi kelas Peserta Didik Cerdas Istimewa (PDCI) sesuai keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI.

Sebagai madrasah unggulan dan rujukan di Jombang, MTsN 4 Denanyar mengikuti regulasi tersebut. Namun saat ini, program PDCI dihapus dan diganti program SKS. ”Kami telah memenuhi persyaratan untuk menerapkan program itu,” jelasnya.

Di Kabupaten Jombang sendiri, MTsN 4 Denanyar merupakan satu satunya madrasah yang sudah menerapkan program SKS. ”Sesuai SK Dirjen Pendis nomor 6633/2019, menjadi dasar hukum yang jelas bagi MTsN untuk memberikan layanan sistem SKS mulai tahun pelajaran 2019/2020,” jelasnya.

Perbedaan program SKS dengan pembelajaran umum, adalah peserta didik bisa lulus lebih cepat. Atau selisih satu tahun dari masa belajar normal di jenjang MTs. ”Kami ingin memberi ruang kepada peserta didik yang memiliki kecepatan dalam belajar, terutama yang mampu menuntaskan seluruh materi mulai kelas 7-9 dengan waktu yang cepat,” pungkasnya.

Bekali Siswa dengan Program Penjurusan

SEMENTARA itu dalam mencetak generasi unggul sesuai slogan Madrasah Hebat Bermartabat yang dicanangkan Kementerian Agama, MTsN 4 Denanyar membekali peserta didik dengan program penjurusan.

Kepala MTsN 4 Denanyar Sulthon Sulaiman, S.Pd.,M.PdI menjelaskan, program ini bertujuan membekali siswa sesuai bakat yang dimiliki. ”Penjurusan kami lakukan berdasarkan hasil tes masuk yang meliputi akademik dan psikologi. Sesuai rekomendasi psikologi, kemampuan anak ini ada di bidang A, B dan C,” ujarnya kemarin (20/9).

Ada tiga penjurusan yang disiapkan di MTsN 4 Denanyar. Mulai dari penjurusan kemampuan bidang sains, bahasa, dan agama. Setiap bidang memiliki kegiatan tertentu yang mengutamakan pembelajaran praktik guna meningkatkan bakat peserta didik.

”Untuk anak yang memiliki bakat bidang sains, setiap hari mereka akan bermain dengan dunia sains. Seperti membuat robot katrol, meneliti tempe, telur asin, dan lain-lain,” tambahnya.

Sedangkan penjurusan bahasa akan lebih banyak praktik, misalnya bahasa Arab atau bahasa Inggris. Setiap akhir semester, sekolah juga menggelar language fun day dengan mengundang native speaker dari negara lain. ”Itu kami lakukan agar mereka mampu berbicara bahasa Inggris atau Arab secara fasih,” terangnya.

Sedangkan program penjurusan agama, peserta didik akan mendalami kitab kuning dan Alquran. ”Dalam praktiknya kami ajarkan bagaimana cara memimpin salat dhuha, salat jenazah, dan lain-lain,” papar dia.

Dengan begitu peserta didik ketika lulus dari MTsN 4 Denanyar akan memiliki bekal yang matang. Program ini pun membuahkan prestasi. Peserta didik atas nama Nahid Dan Haksaha dari kelas 8 A, Juara III Olimpiade Sains di Hongkong beberapa waktu lalu.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP