alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bupati Dukung Program Pembangunan Jaringan Gas Bumi di Jombang

16 September 2020, 13: 05: 36 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bupati Hj Mundjidah Wahab kemarin (15/9) membuka kegiatan konsultasi publik pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Bupati Hj Mundjidah Wahab kemarin (15/9) membuka kegiatan konsultasi publik pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Bupati Hj Mundjidah Wahab kemarin (15/9) membuka kegiatan konsultasi publik pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

”13 kecamatan sudah disurvei, pembangunan akan dilakukan bertahap. Tahun depan hanya dua saja,” ungkap Bupati Mundjidah. Dua kecamatan ini masing-masing Jombang dan Tembelang.

Bupati menambahkan, pembangunan ini merupakan program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi.

”Sebenarnya 13 kecamatan di Jombang sudah disurvei. Hanya saja kendala pandemi Covid-19, sehingga banyak anggaran yang di-refocusing dan baru bisa dilaksanakan di dua kecamatan,” imbuh Bupati Mundjidah.

Pihaknya berharap, program ini bisa tergarap menyeluruh di Kabupaten Jombang. Sehingga semua masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya. ”Masyarakat sangat antusias dengan program ini,” tandasnya.

Bupati meminta kerja sama antar OPD, camat dan kepala desa berjalan baik. ”Termasuk kepala desa sebagai garda terdepan sosialisasi kegiatan ini, saya harap disosialisasikan,” tambahnya.

Melalui program ini, pihaknya berharap daya hidup dan daya beli masyarakat Jombang bisa terangkat. Ia mengajak semua warga beralih ke gas ramah lingkungan dan bersih.

Terpisah, Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Pengadaan Pembangunan Infrastruktur Migas Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Wahyudi Akbari, menyebut jaringan gas yang akan dibangun sangat efisien untuk masyarakat.

Selain itu dari segi biaya juga cukup murah, tidak jauh beda dengan tabung gas tiga kilogram bersubsidi. ”Nanti mulai dari kompor akan kami berikan. Enaknya tidak perlu beli gas lagi. Biaya per bulan juga hampir sama dengan gas yang biasanya,” ungkapnya.

Wahyudi menegaskan pembangunan jaringan gas ini sangat aman. ”Ini sangat aman, lebih aman dari tabung gas LPG,” pungkasnya.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP