alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Cabuli Bocah 6 Tahun, Remaja di Jombang Dibekuk Polisi

15 September 2020, 10: 23: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Pencabulan

ILUSTRASI: Pencabulan (Dok Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Seorang remaja yang masih di bawah umur, terpaksa dibekuk polisi, kemarin. Ini setelah dia dilaporkan atas dugaan aksi pencabulan kepada anak tetangganya sendiri yang masih duduk di bangku TK. 

Dari data yang dihimpun, kejadian ini berlangsung 31 Agustus 2020 lalu. Saat itu korban yang masih berusia 6 tahun tengah bermain di belakang rumah.

Hingga beberapa saat kemudian, pelaku, usia 14 tahun, datang untuk menghampiri. Keduanya berada di dalam kebun dan dipergoki salah satu warga yang melihat.

Akibat kejadian itu pihak keluarga bersama saksi tetangga yang memergoki, kemudian melapor ke pihak desa 8 September 2020. Dilanjutkan dengan pemeriksaan visum di RSUD Jombang.

“Untuk kasusnya sudah dilaporkan ke polres,” ujar Gunawan, salah seorang perangkat.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Cristian Kosasih, melalui Kanit PPA Ipda Agus Setiani, membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan anak itu.

“Kasusnya sudah masuk penyidikan, pelaku sendiri sudah ditangkap dan ditahan,” terangnya (14/9).

Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku diduga kuat telah melakukan pencabulan kepada korban. “Penyelidikannya lebih cepat, karena ada saksi mata yang melihat. Kalau dari pemeriksaan hasilnya pencabulan, bukan persetubuhan” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus mendekam dibalik jeruji besi. Polisi, menjerat dengan pasal 81 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Namun karena pelakunya masih anak-anak, ada proses khusus, termasuk penahanan yang dilakukan terpisah,” pungkas Agus.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP