alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

SMKN 1 Jombang Pastikan Siap Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

15 September 2020, 09: 16: 22 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Siswa SMKN 1 Jombang yang datang ke sekolah wajib cuci tangan di tempat yang sudah disediakan.

Siswa SMKN 1 Jombang yang datang ke sekolah wajib cuci tangan di tempat yang sudah disediakan. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sebagai SMK rujukan di Kabupaten Jombang, SMK Negeri 1 Jombang sudah siap memulai pembelajaran tatap muka terbatas. Salah satunya pemenuhan sarana prasarana sekolah sesuai standar protokol kesehatan. Tujuannya menjamin lingkungan sekolah aman, nyaman dan bebas dari potensi penularan Covid-19.

Kepala SMKN 1 Jombang Drs. H. Supriyadi. M. Kes menyampaikan, sebagai bentuk persiapan menyambut siswa untuk kegiatan tatap muka praktik terbatas, pihaknya telah mempersiapkan sarana dan prasarana sesuai anjuran Kementerian Kesehatan. Di antaranya menyediakan bilik disinfektan di depan pintu utama sekolah.

Selain itu, menyediakan fasilitas tempat cuci tangan di semua ruangan. ”Mulai ruang kelas, praktik, kantor hingga sejumlah tempat strategis lainnya yang ada di lingkungan sekolah sudah kita siapkan,” terangnya.

KAWASAN STERIL: Setiap siswa yang masuk di SMKN 1 Jombang wajib melewati bilik disinfektan.

KAWASAN STERIL: Setiap siswa yang masuk di SMKN 1 Jombang wajib melewati bilik disinfektan. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Tak hanya itu, masing-masing ruangan juga disediakan handsanitizer dengan sensor otomatis. Itu disiapkan agar siswa semakin aman dan terhindar dari potensi sebaran virus. ”Ketika masuk lingkungan sekolah setiap siswa kita cek suhu tubuh mereka,” tambahnya.

Begitupun skema kegiatan pembelajaran tatap muka praktik terbatas di dalam ruang praktik. Masing-masing tempat duduk siswa diatur jaraknya. ”Misalnya ruang laboratorium komputer nantinya akan ditempati 9-10 siswa. Untuk itu masing-masing siswa kita berikan jarak,” tambahnya.

Pada dasarnya, persiapan sarana dan prasana di SMKN 1 Jombang sudah memenuhi standar protokol kesehatan. ”Nanti tiap siswa juga akan diberikan masker gratis dari sekolah,” bebernya.

Tidak hanya para siswa, para guru yang mengajar juga akan diberikan fasilitas faceshield. ”Semuanya sudah siap. Namun, yang lebih penting lagi ketika siswa mengikuti tatap muka praktik terbatas, nanti harus menunjukkan surat izin dan surat keterangan sehat dari orang tua,” jelas dia. 

Hingga Senin (14/9) kemarin, lanjut Supariyadi, sebanyak 1.600 siswa-siswi SMKN 1 Jombang masih mengikuti kegiatan pembelajaran daring dari rumah. Selama ini, pihak sekolah sudah proaktif mewujudkan pembelajaran daring yang efektif.

”Kami juga memberikan bantuan subsidi paket data setiap bulan kepada siswa. Bahkan kepada siswa yang tidak memiliki handphone kita pinjami dari sekolah,” pungkasnya.

SMKN 1 Jombang Gudangnya Prestasi

SELAMA 56 tahun mengabdi membangun negeri, SMKN 1 Jombang selalu berupaya mencetak generasi unggul berprestasi dan berakhlakul karimah. Deretan prestasi sudah berhasil dicapai SMKN 1 Jombang dari tahun ke tahun.

Di antaranya, menjadi sekolah perintis penyelenggara UNBK tingkat nasional (2015), Sekolah Hebat 2017 dengan kategori standar pengelolaan dan SMK Revitalisasi atau SMK Rujukan di Kabupaten Jombang (2019).

”Setiap tahun siswa-siswi kami memang selalu rutin meraih juara baik dalam event tingkat regional hingga nasional. Namun, selama pandemi Covid-19 kegiatan semacam itu banyak yang ditiadakan,” ujar Kepala SMKN 1 Jombang Drs. H. Supriyadi. M.Kes.

Tak hanya itu, beberapa prestasi non akademik, misal lomba kompetensi siswa (LKS) juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur, Juara 1 lomba gerak jalan Ngoro-Jombang putri tingkat kabupaten. Serta beberapa lomba di bidang olahraga, seni dan paskibra juga menjadi langganan siswa SMKN 1 Jombang setiap tahunnya. ”Alhamdulilah prestasi non akademik juga banyak yang berhasil kami raih,” terangnya.

Di SMKN 1 Jombang, ada enam kompetensi keahlian yang ditawarkan. Di antaranya Akuntansi Keuangan Lembaga, Perkantoran, Bisnis Daring dan Pemasaran, Multimedia, Perhotelan dan Perbank-an.

”Di SMKN 1 Jombang ada 11 cabang ekstakulikuler untuk menumbuhkan bakat dan minat siswa di bidang non akademik. Selain itu bagi lulusan SMKN 1 Jombang juga semakin terjamin karena sudah bekerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK),” pungkas Supriyadi.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP