alexametrics
Jumat, 02 Oct 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Pastikan Stok Elpiji, Disdagrin Jombang Sidak ke Sejumlah Pangkalan

15 September 2020, 09: 10: 54 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang langsung merespons keluhan keterlambatan dan kekurangan pasokan elpiji di lapangan. Senin kemarin (14/9), tim Disdagrin Jombang melakukan sidak ke beberapa pangkalan elpiji.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang langsung merespons keluhan keterlambatan dan kekurangan pasokan elpiji di lapangan. Senin kemarin (14/9), tim Disdagrin Jombang melakukan sidak ke beberapa pangkalan elpiji. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang langsung merespons keluhan keterlambatan dan kekurangan pasokan elpiji di lapangan. Senin kemarin (14/9), tim Disdagrin Jombang melakukan sidak ke beberapa pangkalan elpiji.

Berangkat pukul 10.00 WIB, petugas langsung menghampiri pangkalan elpiji di Jl Kemuninng Jombang. Di lokasi ini, tim memantau langsung aktivitas penurunan elpiji dari agen ke pangkalan. Petugas dari Pemkab Jombang ini juga mengecek harga ke ibu-ibu yang sedang membeli elpiji.

“Di lokasi pertama, kami tidak menemukan masalah, stok aman dan harganya sesuai HET Rp 16 ribu,” terang Nursila Cahyani, Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Disdagrin Jombang. Kemudian bergerak ke lokasi kedua, pangkalan elpiji di Jl Brigjend Kretarto Jombang.

Tim kuga memastikan kondisi ketersediaan elpiji. Beberapa pembeli yang datang sempat ditanyai perihal keluhan keterlambatan elpiji melon. “Hasil dari dua pangkalan ini belum kita temukan ada kelangkaan, seluruhnya kami jamin masih terkendali,” lanjutnya.

Nursila menyebut di beberapa pangkalan stok elpiji masih terlihat menumpuk. “Saya kira sampai akhir tahun tidak ada kekurangan elpiji. Dari agen juga kita tanya tadi lancar, habis langsung kirim,” lontarnya.

Senada, Budi Santoso pemilik pangkalan menyebut kondisi elpiji di tempatnya masih stabil dan mencukupi. “Saya sehari dapat 180 tabung, masih aman. kiriman dari agen juga tetap,” terangnya. Hanya saja, dalam satu bulan terakhir permintaan elpiji dari masyarakat memang sedang meningkat.

“Awal pendemi kemarin kan sempat banjir, artinya banyak sisa setiap hari, kalau sekarang tinggal beberapa tabung, memang permintaan banyak, tapi masih bisa dijangkau,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP