alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Usai Tusuk Istri, Pria di Jombang Ini Coba Bunuh Diri

14 September 2020, 14: 33: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Salah satu korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Salah satu korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sugiati, 45, dan Sutriman, 47, pasutri asal Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, Minggu (13/9). Keduanya mengalami luka tusukan di perut.

”Korban dan pelaku adalah suami istri. Keduanya sekarang masih menjalani perawatan di rumah sakit,” terang Kapolsek Kesamben Iptu Slamet Hariyana.

Kejadian penusukan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Siang itu, Sugiati, tengah duduk-duduk menyaksikan acara televisi di rumah. Beberapa saat kemudian, sang suami tiba-tiba menghampirinya.

”Tanpa ngomong apapun, si suami ini tiba-tiba saja menyerang korban dengan pisau,” lanjutnya.

Meski sempat berhasil menangkis, namun pisau Sutriman akhirnya berhasil menghujam ke perut. ”Serangan pertama berhasil ditangkis sang istri dengan tangannya,” bebernya.

Sayang, pada serangan kedua, pisau mengenai bagian perut sang istri. ”Ditusuk pada bagian perut, dua kali,” tambahnya.

Tak puas setelah menyerang sang istri, Sutriman yang sudah kalap, juga berupaya bunuh diri dengan menusukkan pisau yang ia bawa ke perutnya sendiri.

”Saat diketahui warga, keduanya sudah tergeletak di rumahnya sambil teriak minta tolong, pisau juga masih menancap di perut pelaku,” lontar Hariyana.

Beruntung, nyawa keduanya berhasil terselamatkan setelah berhasil dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dari keterangan keluarga dan sejumlah saksi, Hariyana menyebut diduga kuat Sutriman sengaja menyerang istrinya lantaran gangguan mental.

”informasinya, dia ini pesilat dan suka mencari ilmu ghaib. Diduga itu yang membuat dia gangguan mental sampai menyerang istrinya,” tambahnya.

Hal ini, disebutnya lantaran keduanya tak pernah terlibat saling cekcok maupun masalah lain. Selain itu, menurut tetangga dan keluarga, Sutriman diketahui telah bersikap aneh sejak pagi.

”Jadi keterangan sementara begitu, pelaku ini sejak pagi kelihatan gelisah saja,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP