alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Gagalkan Upaya Penyelundupan, 132 Kayu Gelondongan Disita Polsek Kabuh

14 September 2020, 11: 04: 22 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Petugas melakukan olah TKP di lokasi pencurian kayu.

Petugas melakukan olah TKP di lokasi pencurian kayu. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Upaya penyeludupan kayu hutan berhasil dibongkar jajaran Polsek Kabuh. Selain mengamankan pelaku, polisi menyita 132 kayu gelondongan berikut kendaraan truk.

”Pelaku berikut barang bukti sudah kita amankan. Masih kita dalami pemeriksaan,” terang Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan.

Terbongkarnya kasus ini bermula informasi yang diterima petugas Jumat (11/9) keberadaan truk mengangkut kayu gelondongan dari wilayah hutan Kabuh. ”Sedangkan waktu itu penebangan di tempat libur.

Polisi bergerak melakukan pengecekan. Kecurigaan polisi tertuju pada truk nopol S 8426 AA kedapatan membawa kayu jati gelondongan.

Tak ingin buruannya kabur, petugas bergerak melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan truk di Jalan Raya Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh.

Saat diminta menunjukkan dokumen surat, Munasir, 57, sopir truk asal Desa Dayuk Kidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro tak bisa menunjukkan. ”Dia tidak bisa menunjukkan bukti surat dan dokumen resmi dari perhutani,” lontarnya.

Dia pun hanya bisa pasrah digelandang petugas ke Mapolsek Kabuh. dari penangkapan ini, polisi menyita sebanyak 132 kayu jati gelondongan berbagai ukuran.

Polisi juga menyita satu unit truk  berpelat S 8426 AA yang digunakan mengangkut kayu curian. ”Dari taksiran kami, kayu ini nilainya lebih dari Rp 10 juta,” lontarnya.

Kepada polisi, Munasir mengaku akan membawa kayu-kayu illegal ini ke wilayah Pasuruan. Ia mengaku kayu ini telah dipesan seseorang di sana dan akan diarahkan langsung ke pemesan.

”Kami juga masih mendalami dia ini bekerja dengan siapa saat pengangkatan kayu, termasuk siapa yang akan disetori kayu ini,” lontarnya.

Atas perbuatannya, Munasir kini harus mendekam di balik jeruji tahanan. Polisi, menjeratnya Pasal 83 Ayat 1  Huruf b Jo Pasal 12 e UU RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusak Hutan.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP