alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Dibina PT Astra Indonesia, MTsN 1 Jombang Kembangkan Produk Batik

14 September 2020, 08: 21: 50 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

APRESIASI: Launching batik MTsN 1 Jombang ke-12 oleh pengawas Kementerian Agama Jombang Drs. A Shodik, M.M. Pd dan Darlis, S.Pd, M.Pd.I

APRESIASI: Launching batik MTsN 1 Jombang ke-12 oleh pengawas Kementerian Agama Jombang Drs. A Shodik, M.M. Pd dan Darlis, S.Pd, M.Pd.I (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Sebagai salah satu madrasah unggulan, MTsN 1 Jombang terus mengharumkan nama Kabupaten Jombang dikancah nasional. Salah satunya, lewat Batik Olahan Madrasah (ObaMa), yang sudah cukup terkenal. Kewirausahaan MTsN 1 Jombang ini menjadi binaan PT Astra Indonesia dan satu satunya di Jombang sejak 2019.

Kepala MTsN 1 Dra. Umi Khoiriyah, M.Pd.I menyampaikan, kewirausahan batik dimulai sejak 2018. Sebelumnya masih di kegiatan ekstra dan materi dalam pendidikan mata pelajaran SBK. Namun karena peminat kewirausahaan cukup banyak, kini menjadi program unggulan.

”Hampir semua jenjang mengikuti kewirausahaan batik,” ujar dia. Saat ini sudah ada 12 motif batik kreasi siswa siswi MTsN 1 Jombang. Namun yang paling diminati adalah motif daun pepaya yang dipadukan dengan motif kaligrafi. ”Motif tersebut menjadikan dasar pengembangan batik olahan madrasah (ObaMa),” tambahnya.

BINAAN: Kegiatan ekstra membatik di MTsN 1 Jombang menjadi binaan PT Astra Indonesia.

BINAAN: Kegiatan ekstra membatik di MTsN 1 Jombang menjadi binaan PT Astra Indonesia. (Istimewa)

Kegiatan membatik di madrasah yang terletak di Jl. Prof Moh. Yamin 56 Jombang ini mendapat apreasiasi dari PT Astra Indonesia. ”Tahun 2019 kami bekerjasama dengan Astra dan Alhamdulilah menjadi salah satu madrasah binaan di Indonesia,” tuturnya.

Tujuan kewirausahaan batik di MTsN 1 Jombang ini tak hanya melestarikan atau mengembangkan budaya bangsa. Namun juga pengembangan kewirausahaan mandiri di MTsN 1 Jombang. ”Sehingga ketika anak anak lulus punya bekal untuk berwirausaha,” papar dia.

Dalam rangka upaya mengenalkan dan mengembangkan batik ObaMa, MTsN 1 Jombang beberapa kali menggelar studi banding ke sejumlah daerah. Di antaranya Rumah Batik Bayat Klaten dan Rumah Batik Sragen. Serta sejumlah event seperti Anugerah Guru 2019 dan Batik Presentasi Best Prastice di Hotel Ibis 2019 di Surabaya.

Terapkan Metode Ummi dan Aplikasi E-Learning

SEMENTARA itu untuk melahirkan generasi Qur’ani, MTsN 1 Jombang menerapkan BTQ Ummi. Metode ini dibentuk dengan tujuan memudahkan guru dan murid dalam belajar Al-Qurán secara mudah, menyenangkan, dan hasilnya berkualitas.

Kepala MTsN 1 Jombang Dra Umi Khoiriyah, M.Pd.I menjelaskan, ada tiga pendekatan dalam metode Ummi. Mulai dari direct methode (langsung tidak banyak penjelasan), repitation (diulang-ulang) dan kasih sayang yang tulus (seperti layaknya seorang ibu, kasih sayangnya tidak ada yang bisa mengalahkan).

”Kami menggunakan metode Ummi pada tahun 2019. Berawal dari ketidaksamaan dalam mengajar. Setiap guru memiliki cara dan metode yang bermacam-macam sehingga pencapaian setiap muridnya berbeda-beda. Maka kami menggelar evaluasi supaya setiap guru dapat mengajar Al-Qurán dengan metode yang sama,” ujar dia.

Saat ini, MTsN 1 Jombang memiliki 34 orang pengajar BTQ Metode Ummi. Ditambah satu orang yang bertindak sebagai koordinator. Para pengajar tersebut terdiri dari 19 orang yang sudah bersertifikat Ummi dan 15 orang yang belum bersertifikat.

Sedangkan siswa-siswi yang mengikuti program BTQ metode Ummi terdiri dari siswa kelas VII dan VIII sebanyak 515 orang siswa, yang terbagi menjadi beberapa kelompok sesuai kemampuan. ”Dengan SDM yang profesional, Insya Allah bisa melahirkan generasi Qurani,” tandasnya.

Selain itu, dalam masa pandemi Covid-19, MTsN 1 Jombang juga melakukan aktifitas belajar secara daring. Baik memanfaatkan media sosial Whatsapp maupun melalui google classroom.

Sesuai arahan Kementerian Agama melalui Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur, aplikasi E- Learning juga digunakan. ”Aplikasi E-Learning kami terapkan untuk pengiriman materi pembelajaran kepada siapa pun, di mana pun, dan kapan pun. Dengan menggunakan teknologi informasi dalam lingkungan pembelajaran yang terbuka, fleksibel, dan terdistribusi,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia