alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Data Ganda Pemohon Bantuan UMKM dari Jombang Banyak Ditemukan

13 September 2020, 09: 03: 58 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pemohon bantuan UMKM yang mendatangi kantor Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Jombang.

Pemohon bantuan UMKM yang mendatangi kantor Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Jombang. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Banyak data ganda ditemukan dalam usulan BLT UMKM yang diajukan warga ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Data ganda itu mendaftar dua kali. Setelah diverifikasi secara sistem, ada 55.638 berkas yang diusulkan ke Kemenkop.

”Memang kami temukan banyak warga yang daftar lebih dari satu kali melalui sistem,” ujar Aries Yuswantono Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinkop dan UM.

Karena pendaftaran lebih dari satu kali itulah sistem mencatat sebagai data ganda. Secara sistem, data ganda itu langsung bisa dieliminasi. ”Jadi yang dobel-dobel langsung terpinggirkan, sehingga yang kami usulkan hanya satu nama sesuai NIK,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga menemukan pengusul yang bukan ber-KTP Jombang. Ada beberapa berkas yang melampirkan surat domisili dari kepala desa setempat. ”Kemarin juga ada beberapa yang menyertakan surat keterangan domisili. Kemungkinan hal seperti itu nanti tidak diverifikasi sebab secara administrasi, bukan KTP warga Jombang. Nanti khawatir dobel usulan dengan daerah lain,” papar dia.

Sejauh ini, Aries belum menerima informasi lebih lanjut untuk tahapan selanjutnya. Baik verifikasi di tingkat pusat maupun mekanisme pencairan BLT UMKM itu sendiri. Hanya saja, dari informasi yang diterimanya, bagi warga yang lolos verifikasi akan mendapatkan notifikasi melalui nomor yang sudah dilampirkan saat pengusulan. ”Mungkin nanti bisa juga dihubungi via telfon atau SMS,” jelasnya.

Dia mengimbau, bagi warga yang sudah mengusulkan berkas melalui Dinas Koperasi dan UM diminta menunggu petunjuk atau pemberitahuan dari pusat. ”Yang jelas pusat akan menunjuk bank BUMN untuk melakukan verifikasi ke lapangan. Soal dimulai kapan kami belum tahu,” terang Aries. 

Saat ini, penerimaan usulan berkas BLT UMKM sudah ditutup. Penutupan itu dilakukan setelah kuota yang disediakan pemerintah sebanyak 12 juta pelaku usaha sudah hampir penuh. ”Proses pendaftaran kita buka sejak awal Agustus dan kita tutup per Kamis kemarin (10/9),” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP