alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Anggaran Penanganan Covid-19 di Jombang Hanya Terserap Rp 75,9 Miliar

13 September 2020, 08: 50: 10 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

M Nasrulloh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang

M Nasrulloh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang (Dok Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Penyerapan angaran penanggulangan Covid-19 di Jombang masih rendah. Hingga awal September ini barus 54,12 persen atau sekitar Rp 75,9 miliar. Padahal, alokasi refocusing anggaran dari APBD Kabupaten cukup banyak Rp 140,4 miliar.

M Nasrulloh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang, mengungkapkan realisasai penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19 sudah dilakukan hingga awal bulan ini. “Sudah kami rekap seminggu lalu, termasuk September. Sekarang yang terserap 54,12 persen,” katanya.

Disebutkan, anggaran Rp 75,9 miliar itu dipergunakan masing-masing untuk dua item. Bidang kesehatan dan jaring pengaman sosial. “Untuk bidang kesehatan ini pagunya Rp 65,8 miliar, tapi terserap 39,03 persen atau Rp 25,6 miliar. Sementara jaring pengaman sosial dari nilai pagu Rp 74,6 milar, realisasinya Rp 50,3 miliar atau 67,43 persen,” rincinya.

Kendati sudah separo yang terserap, saat ini penanganan Covid-19 masih terus berjalan. “Sisa untuk bidang kesehatan sekarang Rp 40,1 miliar, dan sisa jaring pengaman sosial Rp 24,2 miliar,” tegasnya.

Dengan serapan ini analisa hitungan tidak begitu banyak. Sebab, seperti pernah diberitakan sebelumnya, penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19 di Jombang hingga Juli lalu belum sampai separo. Data di BPKAD Jombang akhir Juli, mencatat serapan baru Rp 49,7 miliar dari alokasi keseluruhan Rp 140,4 miliar.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP