alexametrics
Senin, 25 Jan 2021
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Pemohon BLT UMKM dari Jombang Secara Online Tembus 22.913 Orang

08 September 2020, 10: 46: 48 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

BERJUBEL: Warga antre sejak dini hari untuk menyerahkan berkas BLT UMKM di Dinas Koperasi dan UM kemarin.

BERJUBEL: Warga antre sejak dini hari untuk menyerahkan berkas BLT UMKM di Dinas Koperasi dan UM kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Ribuan warga berjubel menyerahkan berkas usulan BLT UMKM ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sejak pagi buta, Senin kemarin (7/9). Padahal, penyerahan berkas hari pertama gelombang ketiga ini diawali pendaftaran secara online.

Antrean warga sudah mengular ratusan meter sejak pagi buta sebelum kantor dibuka. Mereka memadati halaman hingga jalan disamping kantor yang terletak di Jl Presiden KH Abdurrahman Wahid itu. Sayang, mereka antre tanpa menjaga jarak sebagaimana anjuran pemerintah.

Murjoko, 68 warga Desa/Kecamatan Jombang misalnya, mengaku berangkat dari rumah pukul 04.00 dini hari. Hal ini  dia lakukan agar bisa mengusulkan berkas yang ia siapkan sebelum dari rumah. ”Di sini sudah ada banyak warga yang mulai antre,” ujarnya kemarin (7/9).

Dia sudah membawa berkas sesuai persyaratan, mulai fotokopi KTP/KK dan surat keterangan usaha (SKU) dari desa. Namun sayang, aturan baru yang mengharuskan warga daftar secara online membuat ia kesulitan.

”Tadi mau saya serahkan ke petugas, ternyata diminta daftar online dulu. Orang tua seperti saya kan kesulitan, apalagi tidak punya HP android,” keluhnya.

Murjoko sendiri sehari-hari berjualan sembako di desanya. Selama pandemi Covid-19, pendapatannya memang menurun drastis. Apalagi sebelumnya dia mengaku belum dapat BLT dari pemerintah. ”Setiap hari berjualan di warung pracangan, saya harap bantuan ini nanti bisa membantu perekonomian saya,” harapnya.

Hal senada diakui Liswatin, 45, warga Desa Pundong, Kecamatan Diwek yang juga berangkat setelah subuh agar dapat antrean di Dinas Koperasi dan UM Jombang. ”Tadi saya bersama ibu-ibu lainnya berangkat pukul 05.00 WIB, namun disini sudah banyak antrean,” jelas dia.

Hingga pukul 13.00 kantor Dinas Koperasi dan UM masih dipadati antrean warga yang mengusulkan berkas. Saking ramainya, petugas dari kepolisian, Dishub dan Satpol PP turun ke lokasi untuk mengatur kerumunan warga.

Dikonfirmasi terpisah, Aries Yuswantono Kabid Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang, menjelaskan usulan bantuan BLT UMKM gelombang tiga ini hanya dibatasi empat hari, sampai (10/9) besok.

”Kita batasi karena kuota di Kemenkop hampir penuh,” jelasnya. Di Jombang sendiri, sejak usulan pendaftaran online dibuka Jumat (4/9), sudah ada 22.913 usulan masuk secara online.

Sehingga jika dijumlah dengan usulan gelombang satu dan dua yang sudah dientry ke Kemenkop, maka ada 37.572 berkas.

Entry data sejauh ini tidak bisa dilakukan cepat lantaran jumlah petugas yang terbatas. ”Makanya kita batasi sampai Kamis,” pungkas dia.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
Artikel Lainya