alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Sekda Jombang dan Istri Negatif Covid-19, Pejabat Lain Masih Dirawat

13 Agustus 2020, 09: 45: 58 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Gedung Pemkab Jombang

ILUSTRASI: Gedung Pemkab Jombang (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli dan istrinya Nuriyatin dinyatakan sembuh dan dipulangkan. Ini setelah uji swab lanjutan yang dilakukan kepadanya menunjukkan hasil negatif dan sehata secara klinis maupun laboratoris.

“Alhamdulillah pak sekda dan bu sekda sudah negatif dan sudah diberikan surat keterangan sembuh sehingga diperbolehkan pulang,” ungkap dr Pudji Umbaran Direktur RSUD Jombang kemarin (12/8). Para pejabat yang menjalani uji swab lanjutan itu selain sekdakab beserta istri, juga Masduqi Zakaria Kepala Dispendukcapil Jombang dan Bambang Sriyadi Kabag Pemerintahan.

Dari uji swab ulang itulah diketahui sekda beserta istri, dan Masduqi Zakaria dinyatakan negatif Covid-19. Kondisi kesehatan mereka juga sudah semakin bagus sehingga langsung diperbolehkan pulang. Sedangkan hasil uji swab Bambang Sriyadi masih positif sehingga masih harus melanjutkan perawatan di RSUD Jombang. “Masih dalam diskusi tim ahli kami, kondisi kesehatan bagus, tapi hasil swab positif,” tambahnya.

Ia menyebut, Sri Kusuma istri M Saleh Kepala Dinsos Jombang, dan Diah Mustikayani istri Masduqi Zakariya yang lebih dulu dinyatakan sembuh, juga sudah membaik dan dipulangkan bersamaan kemarin (12/8).

“Hari ini saya tanda tangan kesembuhan serta izin pulang hanya itu, yang lainnya seperti dr Heri dan Camat Perak masih belum karena masih baru, tidak tidak ikut jadwal swab ulang hari ini termasuk dr Heri,” ungkap Pudji.

Disampaikan, semua pejabat dan istri yang menjalani uji swab kemarin kondisinya dinyatakan sehat secara klinis. Sehingga bisa dipulangkan dan tidak perlu lagi menjalani perawatan medis. Sebelum menjalani uji swab ulang Selasa (11/8), sekdakab dan sejumlah pejabat beserta istri menggelar khataman Alquran di RSUD Jombang. Khataman dilakukan secara sederhana di lorong ruang isolasi.

Khataman Alquran itu, lanjut dia, menunjukkan jika kondisi kesehatan semua pejabat dalam keadaan sehat, karena kalau paru-paru masih bermasalah, maka untuk mengaji dengan waktu yang lama juga tidak mungkin dilakukan. “Kemarin khataman dilakukan di lorong ruang isolasi dan itu aman, tidak akan menulari pasien lain karena memang lokasinya berbeda,” pungkasnya.

Status Plh Sekda Diperpanjang

MESKI membaik dan diperbolehkan pulang dari RSUD Jombang, Sekdakab Akhmad Jazuli belum bisa melakukan aktivitas bekerja secara normal. Sehingga status Sekdakab Jombang masih dijabat Pelaksana Harian (Plh).

“Sampai sekarang jabatan sekdakab masih Plh, dan pengisinya  masih sama, pak Eksan Gunajati,” terang Senen, Kepala BKDPP Jombang kemarin (12/8). Perpanjangan itu sudah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. “Saya tidak ingat pasti, yang jelas sudah berjalan hampir semingguan ini,” lanjutnya.

Ditanya kondisi Sekdakab Akhmad Jazuli, ia menyebut secara umum telah membaik dan segera diperbolehkan pulang. Namun  belum bisa menjalankan tugas sepenuhnya. “Pak Sek (Jazuli, Red) tetap butuh recovery, tidak bisa langsung bekerja, sehingga tetap butuh waktu,” tambah dia.

Dalam perpanjangan pertama itu waktunya tetap seperti penentuan Plh sebelumnya. “14 hari, jadi kalau sudah berjalan seminggu berarti minggu depan selesai, tapi akan tetap kita evaluasi lagi nanti,” lontar Senen.

Sementara dua pejabat lain yang kini juga diisi Plh, sampai sekarang dinyatakan masih berlaku dan belum ada perpanjangan. Ia menyebut, langkah yang sama akan dilakukan Pemkab Jombang jika memang kondisi pejabat yang digantikan sementara masih belum membaik. “Untuk yang dua, Camat Perak dan Kabag Pemerintahan belum ada perpanjangan, karena yang pertama masih berlaku,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak 22 Juli, posisi Sekdakab Jombang diisi Plh setelah Sekdakab definitif lantaran terkonfirmasi Covid-9 dan dirawat di RSUD Jombang. Dua pejabat lain, Kabag Pemerintahan diisi Plh Asisten 1 Setdakab Jombang. Serta Camat Perak yang juga diisi Plh. Pengisian itu karena para pejabat itu dinyatakan positif dan menjalani perawatan di RSUD Jombang.

(jo/wen/riz/mar/JPR)

 TOP