alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Lagi, Empat ASN Pemkab Jombang Terkonfirmasi Positif Covid-19

10 Agustus 2020, 12: 44: 12 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Gedung Pemkab Jombang

ILUSTRASI: Gedung Pemkab Jombang (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Persebaran kasus Covid-19 di klaster perkantoran Pemkab Jombang kian mengkhawatirkan. Itu setelah ditemukan empat ASN positif terpapar Covid-19.

Plh Sekdakab Jombang Eksan Gunajati membenarkan adanya sejumlah ASN terkonfirmasi positif Covid-19. ”Jadi memang dari 20 yang sebelumnya reaktif, ada beberapa yang positif. Saya tidak bisa menyebut si A dan si B atau pun dari dinas apa,” ujar kepada Jawa Pos Radar Jombang kemarin.

Meski tak menyebutkan detail berapa ASN, yang positif terpapar Covid-19, Eksan menyebut jumlahnya lebih dari satu orang. ”Sampai Sabtu (8/8), yang mengusulkan izin ada sekitar 4 yang sudah terpantau untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Eksan juga belum bisa menyebutkan kapan mereka positif, maupaun kapan uji swab dilakukan. Menurut dia, untuk tindak lanjut ASN positif dilakukan Gugus Tugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang.

”Kalau saya bagian administrasi saja. Yang tahu teknis kan di gugus tugas dalam hal ini bidang penanganan,” jelas kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) ini.

Dari 20 ASN yang reaktif, sebagian besar dilaporkan sehat. Otomatis sejak (5/8) masa WFH berakhir, mereka kembali bekerja di satuan perangkat daerah yang ditugaskan.

Berbeda bagi yang positif, maka butuh tindak lanjut. ”Yang sehat otomatis kembali kerja, kecuali yang positif perlu ditindaklanjuti,” papar dia.

Setelah diketahui positif, upaya tracing sudah dilakukan Gugus Tugas PP Covid-19 Jombang. Misalnya melakukan pelacakan kepada kontak erat hingga memperpanjang shif kerja di OPD yang bersangkutan. ”Upaya tracing sudah langsung otomatis dilakukan,” beber dia.

Dikonfirmasi terpisah, dr Pudji Umbaran Koordinator Bidang Penanganan Gugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang mengatakan, dari total 20 ASN yang sebelumnya reaktif, ada enam yang dilakukan swab Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu. ”Hasilnya hampir semuanya positif,” ujar dia.

Pudji mengatakan, dari informasi yang diterima saat rapat, sisanya sebanyak 14 ASN belum di uji swab. ”Kami sarankan untuk ke 14 ASN yang reaktif juga dilakukan swab. Ini sebagai upaya pencegahan penularan. Namun kami di Gugas PP menunggu konfirmasi dari Dinkes,” papar dia.

Dia menambahkan, dari keempat ASN yang dilaporkan positif tersebut, seluruhnya tanpa gejala. Namun jika dalam beberapa hari mendatang ada gejala, pihaknya di RSUD Jombang mengaku siap menampung mereka. ”Sesuai revisi 5, bagi yang tidak bergejala menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun jika ada gejala kami siap merawat mereka di rumah sakit,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP