alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Sungai Desa Pacarpeluk

07 Agustus 2020, 08: 51: 46 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Evakuasi mayat perempuan yang mengambang di anak sungai Brantas Kamis (8/7) pagi. Korban diketahui bernama Endang Sri Pujiati, 20, warga asal Dusun Patuk, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro.

Evakuasi mayat perempuan yang mengambang di anak sungai Brantas Kamis (8/7) pagi. Korban diketahui bernama Endang Sri Pujiati, 20, warga asal Dusun Patuk, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh digegerkan penemuan mayat perempuan mengambang di anak sungai Brantas Kamis (8/7) pagi. Korban bernama Endang Sri Pujiati, 20, warga asal Dusun Patuk, Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro.

”Penemuannya sekira pukul 07.00 WIB, posisinya sudah meninggal,” terang AKP Darmaji, Kapolsek Megaluh. Darmaji menerangkan, penemuan mayat pertama kali diketahui salah satu warga yang tengah melintas di pinggir sungai.

Melihat sesosok tubuh mengambang di permukaan air, ia pun bergegas memberitahukan kepada perangkat desa dilanjutkan ke polisi.

Sejumlah petugas dari polsek dan tim inafis Polres Jombang segera tiba di lokasi. Dengan dibantu tim medis dari puskesmas setempat, petugas bersama warga mengevakuasi tubuh korban ke daratan.

Dari hasil visum luar, polisi menemukan bekas luka pada bagian wajah korban. ”Luka robek di bagian dagu dan kening. Kami perkirakan luka akibat benturan, sebab sebelumnya tubuh korban tenggelam, artinya bukan bekas tanda penganiayaan,” lanjutnya.

Pada tubuh korban polisi tidak menemukan tanda pengenal. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Jombang guna proses pemeriksaan.

Upaya petugas membuahkan hasil. Selang beberapa jam, salah satu anggota keluarga asal Kecamatan Ngoro mengaku kehilangan anggota keluarga. ”Setelah dicek ternyata benar itu anak korban. Ayahnya sendiri yang memastikan,” tambahnya.

Dari keterangan keluarga, Darmaji menyebut dugaan kuat Endang tercebur saat sedang bermain di dekat sungai. Terlebih, keluarga mengaku Endang memang memiliki keterbelakangan mental.

”Korban ini kondisinya gangguan mental, punya riwayat epilepsi juga, dan seringkali meninggalkan rumah tanpa pamit,” tambahnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP