alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Rapid Test, 17 Tahanan Polres Jombang Dinyatakan Reaktif

06 Agustus 2020, 13: 44: 35 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Rapid Test

ILUSTRASI: Rapid Test (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sebanyak 17 tahanan Polres Jombang dinyatakan reaktif setelah dilakukan rapid test beberapa hari lalu. Hingga, Rabu (5/8) kemarin mereka menjalani isolasi di ruang khusus yang disiapkan Polres Jombang.

Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas PP) Covid-19 , dr Pudji Umbaran mengatakan, 17 tahanan tersebut diketahui reaktif sejak Sabtu (1/8) lalu. ”Saat gugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang rapat dengan Kabagops Polres Jombang memang disampaikan ada 17 tahanan yang reaktif,” ujar dia dihubungi Jawa Pos Radar Jombang.

Karena  reaktif, 17 tahnan itu ditempatkan di ruangan terpisah. Yakni diruangan khusus yang dijaga ketat petugas kepolisian. ”Mereka dipisahkan dengan yang nonreaktif, ada tempat tersendiri,” tambahnya. 

Pudji menambahkan, sesuai dengan revisi lima Keputusan Menteri Kesehatan, meskipun reaktif rapid test, jika tidak muncul gejala tidak akan dilakukan uji swab. Artinya, sementara ke-17  tahanan yang berada di Mapolres Jombang itu menjalani isolasi 14 hari.

”Jika dalam masa 14 hari ini ada gejala, kita langsung tindaklanjuti dengan pengambilan swab PCR. Kalau tidak ya tidak kita lakukan,” jelas direktur RSUD Jombang ini.

Hal itu, sama seperti 20 ASN di lingkup pemkab Jombang. Setelah dinyatakan reaktif, mereka diminta menjalani work from home (WFH) selama 14 hari. Gugas tidak melakukan swab jika tidak muncul gejala. ”Sepanjang tidak ada keluhan artinya tidak berpotensi menularkan,” papar dia. 

Jika dalam waktu 14 hari pasien reaktif tidak muncul gejala, lanjut dia, maka sudah bisa dikatakan sembuh. ”Cuma kriterianya kesembuhan dengan selesai masa isolasi 14 hari,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi terkait hasil Rapid Test belasan tahanan Mapolres reaktif, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menampik. ”Nggak ada. Ini saya sedang Vidcon dengan bapak kapolda untuk kegiatan masyarakat Jombang bermasker nanti,” singkat Agung melalui sambungan seluler.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP