alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events

UPT BLK Jombang Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

05 Agustus 2020, 07: 45: 08 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pembukaan pelatihan kerja berbasis kompetensi di UPT BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Jombang kemarin.

Pembukaan pelatihan kerja berbasis kompetensi di UPT BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Jombang kemarin. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADA JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – UPT BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Jombang menggelar pelatihan berbasis kompetensi kemarin. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya sebagai ajang untuk mendapatkan sertifikat saja, tapi juga untuk mencari keterampilan dan pengetahuan untuk mencari pekerjaan.

”Selain skill dan knowladge, attitide juga tak kalah penting. Dan ini yang saya harapkan bisa diserap masyarakat Jombang melalui pelatihan yang diadakan sekarang,” ungkap Himawan Estubagijo, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur kemarin.

Kegiatan pelatihan digelar di kantor UPT BLK Kabupaten Jombang sengaja dilakukan di tengah kondisi new normal. Karena kemampuan para pencari kerja harus segera dilatih, agar segera bisa mendapatkan pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga segera mendapatkan uang dan bisa berbelanja. ”Dari situ ada perputaran uang yang tujuan utamanya di tengah pandemi seperti ini adalah recovery ekonomi,” tambahnya. 

Belajar dengan teman yang mungkin baru dikenal, diharapkan Himawan juga bisa menambah pengalaman tersendiri kepada peserta pelatihan. Belajar dengan orang baru diharap bisa meningkatkan motivasi dan kerja sama yang baik dengan sesama teman.

Hadir juga dalam kegiatan Kepala Dinas Tenaga Kerja Jombang, Purwanto. Dalam sambutannya, Purwanto menyampaikan terima kasih kepada Disnakertrans Provinsi Jatim dan UPT BLK Kabupaten Jombang yang sudah menyelenggarakan acara pelatihan. 

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Jombang untuk persiapan mencari kerja. ”Untuk peserta, jangan disia-siakan. Jangan hanya berharap lulus, dapat sertifikat, tapi harus terampil dan harus dimanfaatkan,” ungkap Purwanto. 

Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja ini merupakan tahap yang kedua dan diikuti 112 orang. Dimana masing-masing kejuruan, ada 16 peserta. Kejuruan yang diajarkan adalah pengoperasian mesin bubut, tata kecantikan kulit dan rambut, teknisi AC Split. 

Selain itu, desain grafis, teknisi akuntansi junior, pemeliharaan kendaraan rungan sistem injeksi, dan teknis sepeda motor. Masing-masing kejuruan adalah satu paket dengan masa antara 260-340 jam pelatihan. ”Pelatihan keterampilan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM di wilayah Jombang, agar layak memasuki dunia kerja baik formal maupun nonformal,” ungkap M Guntur Agung Subali, Kepala UPT BLK Jombang. 

Dengan bekal keterampilan yang cukup, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan di kabupaten Jombang. Guntur juga berharap, dengan dilatihnya keterampilan, maka tercipta pula usaha mandiri baru sehingga tercipta lembaga perekonomian yang baru. ”Dari jam latih yang sudah ditetapkan, 30 di antaranya nanti akan diisi materi, 70 persen lainnya untuk praktik,” pungkasnya.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP