alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Ngaku Ulama untuk Curi Uang Amal, Dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP

05 Agustus 2020, 07: 07: 30 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Adhi Sutikno, 40 dan dua rekanya, Selon Isworo, 44 dan Wahyu Subagio, 44, tersangka pencurian uang amal dengan modus mengaku ulama.

Adhi Sutikno, 40 dan dua rekanya, Selon Isworo, 44 dan Wahyu Subagio, 44, tersangka pencurian uang amal dengan modus mengaku ulama. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Adhi Sutikno, 40 dan dua rekanya, Selon Isworo, 44 dan Wahyu Subagio, 44, tersangka pencurian uang amal dengan modus mengaku ulama akhirnya ditahap-duakan ke Kejari Jombang. Pasal yang dijerat untuk mereka berubah, yakni penipuan dan penggelapan.

“Benar, untuk tahap dua sudah dilakukan Rabu (30/7), prosesnya dilakukan daring,” terang Aldy Demas, Kasubsi Penuntutan Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Jombang kemarin. Sejak hari itu, mereka telah resmi menjadi tahanan Kejari Jombang.

Dalam 20 hari ke depan, pihaknya memproses berkas tuntutan yang akan dilakukan. “Kami punya waktu untuk mendaftarkan kasus ketiganya ke pengadilan,” lanjutnya.

Kendati saat di Polres Jombang dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, Demas mengaku jaksa dari Kejari Jombang justru akan menerapkan konstruksi kasus tipu gelap. “Jadi setelah kita pelajari, kasusnya menurut kami lebih condong ke penipuan daripada pencurian,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, hal ini bisa terlihat dari kronologis kejadian dan peran ketiga pelaku yang cenderung mengarah pada tindakan penipuan. Tersangka Wahyu, bertugas mencari korban yang akan diperas uangnya. Sementara tersangka Adhi Sutikno, berperan merayu korban sekaligus berpura-pura sebagai ulama. Sedangkan tersanga Selon berperan sebagai sopir.

“Dari pemeriksaan korban mau menyerahkan barang ini karena ada bujuk rayu, sehingga pasal yang kami terapkan berlapis, yakni 378 KUHP dan 372 KUHP, tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Adhi Sutikno dan dua rekanya, Selon Isworo (44) dan Wahyu Subagio (44), asal Desa Reco, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, ditangkap polisi setelah dilaporkan Jatmiko warga Yogjakarta.

Ketiganya membawa kabur uang senilai Rp 385 juta yang sedianya hendak dipergunakan korban untuk menyumbang ke salah satu pesantren di Jombang  Ketiganya ditangkap di kilometer 420.200 B jalan Tol Solo – Ngawi oleh petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Tengah dan Polres Sragen, Jum’at (17/7) lalu. Mereka diamankan bersama sejumlah barang bukti hasil kejahatannya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP