alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Diduga Tak Dapat Penanganan, Bayi dari Ibu Reaktif Meninggal di RS

05 Agustus 2020, 07: 01: 18 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Covid-19.

ILUSTRASI: Covid-19. (Freepik.com)

Share this      

JOMBANG – Seorang pasien persalinan asal Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang yang menjalani perawatan di RS Pelengkap Medical Center Jombang dinyatakan reaktif rapid test. Namun si jabang bayi tak terselamatkan setelah diduga tak mendapat penanganan dengan baik. 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang menyebut, pasien DR berencana melakukan persalinan ke RS Pelengkap Selasa (4/8) pukul 01.30 dini hari. Sesuai protokol Covid-19, setiap pasien bersalin harus mengikuti rapid test.

Setelah rapid test itulah diketahui hasilnya menunjukkan reaktif. “Namun karena reaktif, tidak ada petugas medis yang memberikan penanganan,” keluh Hudi, salah satu saudara pasien. 

Diduga lantaran tidak mendapat penanganan itulah akhirnya bayi tersebut tak terselamatkan. “Sampai bayi si ibu ini lahir tanpa pertolongan tenaga medis dan akhirnya meninggal pukul 04.30 WIB,” terangnya. Hingga sore kemarin (4/8), pasien dan suaminya masih berada di rumah sakit dan belum diperbolehkan pulang.  

Dikonfirmasi terpisah, dr Galih Endradita Direktur RS Pelengkap Medical Center Jombang belum bisa menjelaskan secara rinci karena baru menerima informasi tersebut. Sejauh ini informasi yang didapatkan baru sebatas dari tim pelayanan. Sehingga pihaknya perlu mendengarkan penjelasan dari dokter spesialis. 

“Saya juga baru mendengar, saya telusuri dulu permasalahannya. Insya Allah besok (baca; hari ini) kita menyampaikan info detail,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP