alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Tukang Jok Asal Kenjeran Ditemukan Tewas di Kamar Kos Mojoagung

04 Agustus 2020, 11: 30: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Proses evakuasi jenazah Ahmad Syadeli, 45, warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya yang ditemukan tewas di salah satu kamar kos Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Minggu (2/8) malam.

Proses evakuasi jenazah Ahmad Syadeli, 45, warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya yang ditemukan tewas di salah satu kamar kos Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Minggu (2/8) malam. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Ahmad Syadeli, 45, warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya ditemukan tewas di salah satu kamar kos di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung Minggu (2/8) malam. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.

”Diketahuinya sekitar pukul 20.00, satu jam kemudin kamarnya baru bisa dibuka setelah didobrak,” terang Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi.

Penemuan mayat pertama kali diketahui diketahui warga penghuni kos. Mereka curiga lantaran kamar korban tertutup sepanjang hari.

Curiga ada yang tidak beres, sejumlah warga kos berusaha memastikan kondisi korban. Berulangkali dipanggil termasuk pintu kamar digedor, tetap tidak ada tanggapan. ”Korban terkahir terlihat pada hari Sabtu (1/7), setelah itu tidak keluar kamar, karenanya warga curiga,” lanjutnya.

Singkatnya, sejumlah penghuni kos memutuskan mendobrak pintu kamar pria yang diketahui bekerja sebagai tukang jok di depan Mojoagung ini sudah dalam kondisi tewas. ”Saat ditemukan posisinya seperti orang sujud begitu, tapi sudah meninggal, tangannya sudah menghitam, kendati belum mengeluarkan bau,” tambahnya.

Polisi yang datang setelah mendapat laporan, langsung menggelar olah kejadian perkara. Polisi menemukan alat bantu pernapasan di kamar korban. ”Dugaan sementara karena sakit sesak. Hal ini dikuatkan dengan adanya tiga tabung alat bantu pernapasan di kamar korban,” rincinya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke ke RSUD Jombang untuk dilakukan pemeriksaan. ”Korban sebenarnya punya istri di sini, cuma informasi yang kita dapat sudah lama pisah ranjang,” imbuhnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP