alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Swab Masih Positif, Sejumlah Pejabat Pemkab Jombang Tetap Dirawat

03 Agustus 2020, 12: 38: 13 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Covid-19.

ILUSTRASI: Covid-19. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Sejumlah pejabat pemkab yang terpapar Covid-19 hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Meski sudah menunjukkan tanda-tanda membaik, namun hasil uji swab terakhir (29/7) masih menunjukkan positif.

”Beberapa hari lalu, sekitar (29/7) sebanyak 9 pasien yang menjalani perawatan di RSUD Jombang sudah dilakukan uji swab lanjutan untuk mengetahui status Covid-19 dalam tubuh mereka. Hasilnya semuanya masih positif,” terang Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran.

Pihaknya pun sudah mengagendakan tindakan uji swab lanjutan. ”Terhitung seminggu dari swab (29/7) kemarin, kita jadwalkan swab yang ketiga,’’ jelas dia.

Pudji menambahkan, dua dari 10 pejabat beserta istri yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Jombang karena Covid-19 masih membutuhkan perawatan dan pemantauan medis.

Sedangkan, delapan pasien termasuk Sekdakab Akhmad Jazuli dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Masduqi Zakari sudah menunjukkan tanda-tanda membaik.

Dia menambahkan, total saat ini pejabat pemkab beserta istri yang menjalani perawatan ada 10 orang. Tambahan terbaru Camat Perak Syamsul Arifin. ”Dari 10 itu, yang masih perlu penanganan dan pemantauan adalah pak Syamsul dan dr Heri Wibowo,’’ ujar Pudji.

Kedua pasien itu, lanjut Pudji mengalami gejala pneumonia yang cukup luas. Keduanya mengeluhkan sesak napas selama beberapa hari terakhir. ”Terutama pak Syamsul yang baru beberapa hari menjalani perawatan,’’ tambahnya.

Sementara, untuk delapan pejabat lainnya seperti Sekdakab Akhmad Jazuli, Masduqi Zakaria, Bambang Sriyadi sudah membaik. ”Untuk pejabat beserta istri yang lain sudah ada kemajuan mulai dari perbaikan klinis maupun kondisi kesehatan mereka. Mudah mudahan ada segera kesembuhan,’’ papar dia.

Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang juga sudah melakukan upaya tracing terhadap kontak erat. Misalnya, kontak erat Camat Perak Syamsul Arifin dengan seluruh staf kantor Kecamatan. ”Untuk tracing kami sudah laporkan ke ibu bupati,  termasuk upaya WFH (Work From Home) juga kita lakukan untuk mencegah penularan,’’ papar dia.

Sebelumnya total ada sembilan pejabat beserta istri yang terkonfirmasi Covid-19. Yakni Sekdakab Akhmad Jazuli beserta istri Nuriyatin, Kepala Dispendukcapil Masduqi Zakaria beserta istri Diyah, Sri Saleh (istri Kepala Dinsos), Kabag Pemerintahan Bambang Sriyadi beserta istri Yayan, dr Heri Wibowo beserta istri Ririn Probowati (Ketua Stikes Pemkab Jombang), dan terakhir Camat Perak Syamsul Arifin yang masuk RSUD Jombang sejak Kamis, (30/7).

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP