alexametrics
Kamis, 06 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Camat Positif Covid-19, Pelayanan Kantor Kecamatan Perak Dibatasi

02 Agustus 2020, 08: 16: 03 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Kantor Kecamatan Tembelang

ILUSTRASI: Kantor Kecamatan Tembelang (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Kantor Kecamatan Perak selama sepuluh hari ke depan dibatasi. Menyusul Camat Perak Syamsul Arifin terkonfirmasi positif Covid-19. Pembatasan pelayanan itu  hanya bersifat mendesak.

Eksan Gunajati Plh (Pelaksana harian) Sekdakab Jombang menerangkan, keputusan yang diambil adalah menjalankan Work From Home (WFH) untuk semua staf di Kecamatan Perak. “Jadi tetap nanti dikondisikan seperti Dispendukcapil. Artinya tidak ditutup semua. Untuk pelayanan yang bersifat mendesak tetap dibuka,” katanya Sabtu kemarin (1/8).

Keputusan bersama tim Gugas PP Covid-19 itu sudah disampaikan ke kecamatan. “Sementara surat belum, tetapi secara lisan sudah kami komunikasikan ke kecamatan. Jadi mendahului supaya teman-teman bisa menyesuaikan,” imbuh dia.

Paling tidak, meski tak ditutup penuh, masih ada pegawai yang standby di kantor kecamatan. “Ada yang piket, teman-teman yang sehat ke kantor memfasilitasi pelayanan yang mendesak itu,” sambung Eksan. Pembatasan pelayanan itu dilakukan hingga sepuluh hari ke depan. “Mulai besok (hari ini, Red) sampai hari berikutnya,” beber dia.

Tidak hanya itu, seluruh pegawai kecamatan juga tetap dilakukan rapid test. Beberapa di antara pegawai yang belum mengikuti rapid test pertama, bakal dijadwalkan kembali. “Jadi semua di-rapid test,” tegasnya.

Terpisah, Moh Nurudin Purwoko Seksam Perak menyebut sudah menerima tindaklanjut dari Pemkab Jombang. Kantor tidak dibuka penuh seperti hari-hari biasa. Hanya dibuka pada ruang pelayanan dan itupun sifatnya terbatas.

“Jadi sebagian pegawai WFH dan sebagian lainnya masuk, sehingga kita jarangkan populasinya. Tetapi pelayanan masyarakat tetap jalan,” tegasnya. Dikatakan, hanya ruang pelayanan yang dibuka dengan mengedepankan protokol kesehatan. “Di dalam kita jarangkan, daya tampung kursi mestinya 12 orang, sementara hanya 5-6 orang. Lainnya di luar,” beber dia.

Dalam sehari, minimal terdapat enam orang yang standby di kantor kecamatan. Selain dirinya sendiri, ada juga dua kasi dan tiga orang staf. “Lainnya WFH, kita jadwal yang piket nanti bergantian,” ungkap Nurudin. Ditanya tiga pegawai yang belum menjalani rapid test, akan segera merapat ke Puskesmas Perak Senin besok.

Sebelumnya, jumlah pejabat di lingkup Pemkab Jombang yang terkonfirmasi Covid-19  bertambah. Syamsul Arifin, Camat Perak dinyatakan positif Kamis (30/7). Bahkan, sang istri yang merupakan kontak erat meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kabar ini sempat tersebar melalui pesan berantai di sejumlah grup WhatsApp. Dalam pesan itu, disampaikan Syamsul Arif Camat Perak positif Covid-19. Sedangkan sang istri Eva Nurul Qomariyah yang akrab disapa Ning Maya, meninggal dunia di RSUD Jombang pukul 17.10 WIB.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia