alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events

Pengacara Kondang Achmad Rifai Kurban 125 Sapi dan 1.200 Kambing

02 Agustus 2020, 06: 57: 26 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

H. Achmad Rifai melepas hewan kurban dengan rincian 125 sapi dan 1.200 kambing kemarin.

H. Achmad Rifai melepas hewan kurban dengan rincian 125 sapi dan 1.200 kambing kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – H Achmad Rifai pengacara sukses yang juga seorang dai memberi contoh dan tauladan untuk selalu bersyukur dan menumbuhkan rasa cinta yang tinggi kepada Allah SWT dan Rasul Muhammad SAW.

Di Hari Raya Idul Adha 1441 H ini ia kembali menyisihkan harta dan rejekinya untuk berkurban. Tidak tanggung-tanggung, ada 125 ekor sapi dan 1.200 ekor kambing. Masya Allah ini sesuatu yang luar biasa dan fantastis sehingga pelepasan hewan kurban dibagi dua.

Pertama, Kamis sore (30/7) oleh KH Husein Ilyas dari Mojokerto besertai beberapa kiai dan tokoh masyarakat. Kedua, Jumat (31/7) setelah salat Idul Adha oleh KH Anwar Zahid dari Bojonegoro. 

Tampak para kiai, tokoh masyarakat, seluruh santri Pesantren Tahfidzul Quran Cinta Rasulullah dan panitia berada di lokasi penyembelihan hewan kurban. Dalam sambutannya, H Achmad Rifai menyampaikan, hidup harus selalu mencintai Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

”Alhamdulillah dalam hidup ini saya selalu berupaya selalu mencintai Allah SWT dan Muhammad SAW. Hal itu selalu saya sampaikan kepada keluarga, staf serta orang-orang terdekata. Karena tiada hidup yang indah dan mulia kecuali dengan mencintai Allah SWT dan Rasulullah. Saya selalu berdoa, Ya Allah sebelum engkau mengambilku, sebelum aku kembali, ijinkan hambamu yang lemah ini untuk mewujudkan cita-cita,” ujarnya.

Ia menyampaikan empat cita-cita yang ingin ia wujudkan dalam menjalani kehidupan ini. Pertama, membangun 100 musala/masjid dari rejeki yang murni dariMu tanpa minta bantuan dari siapapun. Kedua, memberangkatkan umrah/haji untuk 1.000 orang. “Alhamdulillah cita-cita kedua ini sudah terwujud, sampai hari ini kami sudah memberangkatkan 1.228 jamaah,” katanya.

Kemudian ketiga, bisa berkurban 125 ekor sapi dan 1.200 ekor kambing. Ia berucap syukur Alhamdulillah karena Allah SWT maha baik sehingga cita-cita ketiga terwujud. Sedangkan keempat, segala kelemahan saya ingin bisa membangun pesantren Tahfidzul Quran. “Pesantren ini sekarang lagi proses membangun dan mohon doanya mudah-mudahan cepat terealisasi,” pintanya.

Rifai juga menceritakan anaknya yang berumur 5 tahun menanyakan kepadanya tentang cita-cita yang terpenuhi. “Ayah kalau sudah tercapai semua cita-citanya, berarti ayah kembali dong kepada Allah SWT”? Saya kaget mendengar pertanyaan ini. Dia pun balik bertanya, Aca suka apa tidak ayah kembali kepada Allah SWT. Jawaban anak saya. ”Kalau Allah SWT tersenyum ketika ayah kembali kepada Allah, Aca juga seneng dan tidak apa-apa. Tapi kalau Allah SWT belum senang ya jangan kembali dulu yah,”.

Secara tidak langsung ini nasehat sekaligus motivasi untuk selalu mencintai Allah SWT dan Muhammad SAW.  Diharapkan semua ini mendapatkan Rahmat Allah SWT dan Syafaat Rasul Muhammad SAW. Rifai juga bangga karena KH Husein Ilyas bisa hadir dan memberikan hadiah surban kebanggaannya.

“Sebagai ungkapan terimakasih, hari ini saya menghadiahi beliau mobil camry. Biasanya mobil ini saya pakai ke kantor dan silaturahim ke para kiai. Mudah-mudahan mobil ini bermanfaat dan barokah,” bebernya.

KH Husein Ilyas dalam tausiahnya banyak menjelaskan kemurahan hati Achmad Rifai yang luar biasa. Allah SWT menciptakan raga setiap insan tidak sama. Artinya apa yang ada di dalam dada dan raga Gus Rifai tidak sama dengan yang lain. Sehingga jangan berharap bisa kaya dan seiklas Achmad Rifai. Ibarat orang punya rumah, kalau pingin indah harus ada halaman yang indah, tananam yang bagus, isi perabotan dan semuanya juga harus bersih dan indah.

“Apa yang dicontohkan Gus Achmad Rifai ini sangat harum dan indah. Di dalam raganya, Hablum Minannas wa Hablum Minallah begitu harum dan indah. Semoga diberikan umur panjang dan apa yang dilakukan selalu mendapat rida, rahmat dan barokah dari Allah SWT,” pungkasnya seraya berdoa secara khusus.

Pembagiannya Hingga Pelosok Desa

RANGAKAIAN acara kurban 1.200 kambing dan 125 sapi oleh H Achmad Rifai berlangsung lancar. KH Anwar Zahid dan H Achmad Rifai mengikuti salat Idul Adha berjamaah di halaman rumahnya di Desa/Kecamatan Tembelang, Jumat pagi (31/7).

Salat id dimulai pukul 06.00 WIB. Seluruh masyarakat terlihat antusias mengikuti salat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Usai salat, H Achmad Rifai dan KH Anwar Zahid melepas penyaluran hewan kurban ke beberapa pihak penerima.

”Ya penyaluran hewan kurban 1.200 kambing dan 125 sapi ini memang niat sudah lama,” ujarnya. Dasar disalurkannya hewan kurban ini karena kecintaannya kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. ”Semata-mata hanya untuk Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW,” tambahnya.

Pelaksanaan kurban tidak hanya di Jombang. Namun menyebar di beberapa daerah di Jawa Timur dan Jakarta. Terutama di masjid/musala yang dibangun H Achmad Rifai. Sejumlah 1.200 kambing itu dibagikan ke 306 desa dan kelurahan di Jombang. Setiap desa mendapat tiga ekor kambing. ”Semoga dapat bermanfaat Amin,” ujar dia diamini KH Anwar Zahid.

Sisanya, kambing dibagikan ke sejumlah yayasan yatim piatu, lembaga sosial, musala, pondok pesantren yang ada di Jombang. Sedangkan sapi dibagikan ke 30 lembaga sosial dan 39 masjid/musala yang dibangun. Termasuk ke lingkungan pondok Tanfidzul Quran Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang.

Sementara itu, KH Anwar Zahid mengapresiasi inisiatif H Achmad Rifai dalam menyalurkan 1.100 kambing dan 110 sapi dalam momentum hari raya Idul Adha tahun ini. ”Ini pelajaran berharga buat kita. Setiap manusia pasti punya rasa eman. Kecintaan kepada Allah SWT dengan melaksanakan kurban, adalah nilai pengorbanan awal dari perintah Allah dengan tingkat yang berat, yaitu mengorbankan seluruh harta di dunia,” ujarnya.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi sesama. ”Mudah-mudahan, paling tidak bisa menginpirasi sesama untuk melaksanakan kewajiban sebagai umat di dunia,” pungkas KH Anwar Zahid.

Hari Ketiga Dilanjutkan Makan Bersama

HARI ketiga serangkaian acara kurban 1.200 kambing dan 125 sapi oleh H Achmad Rifai diakhiri dengan makan bersama. Sedikitnya lima ekor sapi dan kambing disiapkan untuk seluruh masyarakat yang ingin menikmati momentum Idul Adha.

Makan bersama di rumah H Achmad Rifai ini berlangsung meriah. Tidak ketinggalan sejumlah tokoh masyarakat, kiai dan ulama turut hadir. Termasuk beberapa anggota kepolisian yang bertugas mengamankan lokasi. ”Kegiatan ini sebagai penutup acara kurban kita tahun ini,” ujar H Achmad Rifai senang.

Berbagai hidangan dan olahan daging sapi dan kambing disiapkan untuk menjamu masyarakat yang hadir. Mulai dari sate gule kambing, tongseng daging sapi dan beberapa hidangan lezat lainnya.

Kegiatan di tengah pandemi Covid-19 ini H Achmad Rifai tak lupa mengimbau semua yang hadir untuk menjaga kebersihan dan mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun maupun jaga jarak. ”Seluruh masyarakat yang ingin hadir kami persilahkan, namun mereka mengikuti protokol kesehatan,” pungkas Rifai.

(jo/ang/ali/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia