alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Dampingi Program BSPS, Dinas Perkim Jombang: Upah Tukang Sudah Cair

31 Juli 2020, 09: 08: 17 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

SEMRINGAH: Penerima BSPS bergantian mengambil upah tukang di kantor Desa Mundusewu.

SEMRINGAH: Penerima BSPS bergantian mengambil upah tukang di kantor Desa Mundusewu. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang terus melakukan pendampingan pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Kemarin, upah tukang penerima bantuan  tahap satu di beberapa Desa di Kecamatan Bareng mulai dibagikan.

Pembagian upah tukang dilaksanakan di balai desa. Kemarin, sejumlah penerima bantuan dari Desa Mundusewu, Kecamatan Bareng mengambil upah tukang tahap pertama. ”Untuk tahap satu, upah tukang mulai dibagikan,” ujar Heru Widjajanto Kepala Dinas Perkim Jombang melalui Abdul Hafid Kabid Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Jombang kemarin.

Dikatakannya, bantuan BSPS ini berupa uang sebesar Rp 17,5 juta. Rinciannya, sebesar Rp 15 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

Proses pembayarannya, dibagi menjadi dua tahap. Dijelaskannya, pembayaran material bisa dilakukan apabila toko bangunan sudah mengirimkan material sejumlah Rp 7,5 juta. ”Jadi toko bangunan yang ditunjuk nanti menalangi dulu. Kalau sudah dikirim sejumlah 7,5 juta baru bisa dicairkan. Itu juga nanti berlaku pada pencairan tahap kedua,” tegasnya.

Sedangkan, untuk pembayaran tukang juga dilakukan dengan cara dua tahap. Pembayaran tukang bisa dicairkan apabila bangunan sudah selesai 30 persen lebih. ”Pembangunan sudah mencapai 30 persen,” ungkapnya.

Ditambahkannya, penerima bantuan di Desa Mundusewu sebanyak 27 orang. Akan tetapi, saat ini yang menerima upah tukang hanya 21 orang. Dikarenakan, yang enam masih dalam tahap proses pembangunan. ”Jadi sisanya nanti menyusul untuk pembayaran upahnya sampai pembangunan mencapai 30 persen,” imbuhnya.

Di Kecamatan Bareng sendiri, ada lima desa yang mendapat BSPS. Di antaranya Desa Mundusewu sebanyak 27 orang, Desa Ngampungan 27 orang, Desa Kebodalem 25 orang, Desa Jenisgelaran 22 orang dan Desa Bareng sebanyak 57 orang. ”Untuk keseluruhan di Kabupaten Jombang ada 1.476 penerima bantuan,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia