alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Gagal Banding Lawan Pelamar CPNS di PTTUN, Pemkab Kirim Surat ke Pusat

31 Juli 2020, 08: 56: 00 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Empat dari lima pelamar CPNS formasi Kabupaten Jombang seleksi 2018 yang menggugat Pemkab Jombang di PTUN.

Empat dari lima pelamar CPNS formasi Kabupaten Jombang seleksi 2018 yang menggugat Pemkab Jombang di PTUN. (MARDIANSYAH TRIRAHARJO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Gagalnya banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya, memaksa pemkab berkirim surat pemberitahuan ke Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Isinya tentang hasil sidang gugatan yang dimenangkan lima pelamar CPNS formasi Kabupaten Jombang seleksi 2018 lalu.

Kepala BKDPP Kabupaten Jombang Senen mengatakan, sudah berkirim surat ke pusat sejak usai sidang putusan banding. “Sudah kami sampaikan hasilnya (sidang),” katanya. Soal apakah kelima pelamar CPNS itu segera mendapatkan NIP, dia mengaku tak bisa memastikan.

“Bagaimana selanjutnya tidak tahu, yang jelas hasil sidang sudah kami kirim. Karena untuk NIP itu kewenangan pusat, bukan daerah,” lanjut Senen. Hakim sidang banding gugatan CPNS gagal Nomor Induk Pegawai (NIP) sebelumnya menguatkan putusan yang menyatakan surat pengumuman nomor 02/PANSEL CPNSD/Kab.Jbg/IV/2019 tentang Peserta Lolos Penetapan NIP tertanggal 02 April 2019 sebagai keputusan yang tidak sah.

Ada lima permohonan banding yang diajukan pemkab melalui Panitia Seleksi CPNS Daerah Kabupaten Jombang. Permohonan itu diterima seluruhnya. Namun tak ada satupun permohonan banding yang dimenangkan pansel CPNS. “Ada lima permohonan banding dari kami, putusannya justru dikuatkan oleh hakim,” tambahnya.

Karena itu dalam surat yang dikirim ke Kemen PAN-RB dan BKN, Senen menyebut juga dilampiri salinan pemberitahuan putusan banding dari PTTUN. “Kami masih menunggu tanggapan dari pusat,” pungkasnya.

Sementara berdasar data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, lima peserta seleksi CPNS yang menggugat pemkab diantaranya atas nama Kiswanto, Riza Rahmawan, Rofita Coerdiana, Yulianti Setia Ningsih dan dr Puspita Widyasari. Upaya mereka mendapatkan keadilan dengan cara menggugat hasil seleksi CPNS 2018 ke PTUN, membuahkan hasil. Seluruh gugatan dikabulkan.

Hakim PTUN mewajibkan tergugat yaitu Pansel CPNS 2018 Kabupaten Jombang mencabut surat pengumuman yang telah dikeluarkan sebelumnya. Kemudian menerbitkan keputusan baru berupa surat pengusulan ke BKN tentang peserta yang lolos untuk penetapan NIP atas nama penggugat sebagai peserta yang lolos seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Jombang.

Namun pemkab ternyata belum menyerah. Permohonan banding atas putusan tersebut diajukan 24 Oktober 2019 lalu. Namun pada 6 Februari lalu, melalui putusan nomor 280/B/2019/PT.TUN.SBY hakim justru menguatkan putusan sebelumnya yang dimohonkan banding.

(jo/mar/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia