alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Lelang Proyek Jembatan Ploso di Kementerian PUPR Masih Belum Selesai

30 Juli 2020, 12: 16: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tiang pancang di sisi selatan sungai Brantas yang disiapkan untuk jembatan baru Ploso.

Tiang pancang di sisi selatan sungai Brantas yang disiapkan untuk jembatan baru Ploso. (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG - Memasuki akhir Juli kelanjutan proyek jembatan baru Ploso belum jelas. Ini terlihat dari proses lelang di Kementerian PUPR yang dianggarkan Rp 147,5 miliar.

Pantauan di laman LPSE Kementerian PUPR petang (29/7) kemarin, tahapannya yakni surat penunjukkan penyedia barang dan jasa terjadwal 28-31 Juli. Sementara penadantangan kontrak dijadwal 29-31 Juli. Belum ada pemenang berkontrak yang tercantum dalam laman tersebut.

Kepala Dinas PUPR Jombang Miftahul Ulum menuturkan, hingga kini pemkab menunggu proses lelang di kementerian. “Jadi sampai hari ini (kemarin, Red) masih di kementerian, kabar terakhir begitu,” katanya dikonfirmasi.

Diakui proses lelang sampai saat ini belum kelar. Sehingga, belum ada koordinasi dari pusat ke daerah. Termasuk awal pekerjaan nanti di tengah pandemi Covid-19. Belum ada kabar lebih lanjut yang diterima pemkab. “Itu yang belum dapat infonya, dimulai tanggal berapa kementerian belum menyampaikan sampai sejauh itu,” imbuh dia.

Kendati begitu menurut Ulum, pemkab bakal diberi tahu saat penandatanganan kontrak dengan rekanan. “Biasanya kalau mau ada tanda tangan kontrak daerah diundang lewat vidcon (video telekonferensi). Seperti daerah lain kemarin juga begitu, kita diundang lewat vidcon,” ungkap Ulum.

Sampai saat ini masih menurut dia, belum ada undangan yang diterima. “Belum ada, kita tunggu sampai ada kabar lanjut dari kementerian,” pungkas Ulum.

Sebelumnya, kelanjutan proyek jembatan baru Ploso mulai ada kejelasan. Setidaknya dari kegiatan survei yang  Balai Besar Jalan Nasional (BBPJN) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Syafruddin Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembebasan lahan dari Dinas PU Bina Marga Jawa Timur mengatakan, meski sampai saat ini tahapan lelang belum kelar, tim dari pusat sudah turun ke lokasi melakukan survei. “Jadi Rabu (22/7) kemarin perwakilann BBWS bersama BBPJN sudah survei ke Ploso. Intinya survei lapang sebelum pekerjaan,” kata Syafruddin dikonfirmasi Senin (27/7) kemarin.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia