alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Pandemi Covid-19, Permintaan Pisau Potong Hewan Kurban Turun

30 Juli 2020, 11: 49: 46 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Aktivitas perajin pisau di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto.

Aktivitas perajin pisau di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Hari Raya Idul Adha selalu ditunggu perajin pisau. Sebab, biasanya produk pisau mereka banyak diburu. Berbeda dengan tahun ini, pandemi Covid-19 menjadikan permintaan pisau menurun.

Muhamad Gufron, salah satu perajin pisau asal Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto permintaan pisau hewan kurban tak seramai tahun lalu. Dia menduga, salah satunya disebabkan pandemi Covid-19. ”Dulu seminggu sebelum hari raya sudah bisa menjual 70 buah pisau. Sekarang hanya 30-35 buah saja. Jadi penurunan cukup banyak sampai 50 persen,” ungkapnya.

Kendati demikian, dirinya tetap melakukan produksi. Ini dikarenakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan pegawainya. ”Ya sampai sekarang tetap produksi, kalau tidak kan tidak dapat pemasukan,” ungkapnya.

Karena sepinya permintaan, dia pun terpaksa mengurangi jumlah produksi pisau potong hewan kurban. ”Kalau membuat sabitnya tidak dikurangi, karena itu masih dibutuhkan sehari-hari. Tapi untuk pisau pemotongan hewan ini dikurangi,” terangnya.

Ditambahkannya, biasanya permintaan pisau pemotongan hewan juga dari luar Jombang. Akan tetapi, sekarang hanya sekitar Jombang. ”Ya hanya di Jombang saja pemasarannya,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia